Kapal Bekas Terbakar, Api Diduga dari Pembakaran Sampah

Petugas BPBD Kota Bandarlampung saat akan memadamkan api yang melahap sebuah kapal bekas jenis speedboat, Selasa (12/6). Foto Istimewa
Petugas BPBD Kota Bandarlampung saat akan memadamkan api yang melahap sebuah kapal bekas jenis speedboat, Selasa (12/6). Foto Istimewa

radarlampung.co.id – Sebuah kapal bekas jenis speedboat terbakar di lokasi tempat yang diduga penangkaran bangkai kapal, yang terletak di dekat Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, tepatnya di dekat Kantor Kecamatan Bumiwaras, Selasa (12/6).

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, kapal berjenis speedboat tersebut terbakar sekitar pukul 11.00 WIB, awalnya api diduga dari sampah jenis triplek yang dibakar di samping bangkai kapal lalu percikannya pun menyambar ke bangkai kapal.

BACA  Arus Balik, Stasiun Kereta Api Mulai Dipadati Penumpang

Sampai berita ini diturunkan, awak media dilarang untuk masuk meliput peristiwa kebakaran dan dilarang oleh petugas keamanan gudang. Saat awak media akan masuk ke gudang tersebut, seorang petugas keamanan yang bernama Joni mengusir dan berkata kasar.

BACA  Ini Penyebab dan Permasalahan Macet Total di Wisata Pantai Pesawaran

Suparjo (53) salah satu warga mengatakan, gudang tersebut merupakan tempat ekspedisi pengiriman mobil baru dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera. “Dulunya memang tempat pembuatan kapal. Namun saat ini tempat tersebut telah difungsikan untuk pengiriman mobil,” jelasnya kepada radarlampung.co.id.

Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung M.Rizky membenarkan apabila yang terbakar tersebut merupakan sebuah kapal bekas. “Ya, benar merupakan kapal bekas yang terbakar. Api berasal dari sampah yang dibakar di samping kapal,” ujarnya kepada radarlampung.co.id saat dihubunngi via sambungan telpon.

BACA  Plt. Bupati Lamtim Berharap Idul Fitri Meningkatkan Silaturahmi

Dari peristiwa kebakaran itu pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. “Dan juga ada sekitar 20 personel BPBD yang kami turunkan untuk menanggulangi api tersebut,” terangnya. (rlo/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here