Kapal Tongkang Merapat Dekat Sebesi, Hendak Keruk Pasir GAK ?

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dugaan pengerukan pasir hitam di dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali terjadi. Sabtu (23/11) sekitar pukul 20.00WIB, sebuah kapal tongkang berada dekat dengan GAK.

Ruslando warga sekitar mengaku telah melihat langsung kapal Tongkang bertuliskan KM Mehad 1 bersandar dekat Kapal Tongkang bernama Parta Jaya yang posisinya berjarak kurang lebih 3 Mil dari bibir pantai Pulau Sebesi.

“Kami melihat KapalTongkang Parta Jaya terlihat masih kosong. Itu kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkapnya, minggu (24/11)

Namun, dirinya belum mengetahui jelas aktifitas kapal tersebut. Sebab, saat Ia bersama rekannya hendak menghampiri kapal tersebut, cuaca tidak bersahabat, angin yang kencang membuatnya tidak dapat menghampiri aktifitas kapal yang ada di dekat GAK.

Baca Juga:   Advokat David dan Klien yang Divonis 2,5 Tahun Ajukan Banding, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

“Kami belum bisa membuktikan dan memastikannya terkait aktivitas penyedotan pasir di wilayah kawasan GAK. Karena aktifitasnya didalam hari, gelombang laut juga sangat besar,” ucapnya.

Ruslando menambahkan, adanya pengerukan pasir laut di wilayah GAK, dapat menyebabkan menurunnya hasil tangkapan nelayan sekitar.

“Ini dampaknya akan merusak ekosistem dan terumbu karang yang ada, secara tidak langsung hasil ikan tidak ada dan para nelayan akan merasakan hasil nelayan juga tidak ada,” katanya.

Jika memang adanya pengerukan pasir, pihaknya bersama masyarakat sekitar menolak hal tersebut dan akan mengusir sekaligus melaporkannya kepihak terkait. “Apapun bentuknya, kalau memang benar terjadi pengambilan Pasir Hitam di wilayah lokasi GAK, maka akan kami tolak mengusir paksa dan kami akan usut berdasarkan data dan informasi tim investigasi dilapangan,” tegasnya. (yud/wdi)




  • Bagikan