Kapolres: Jumlah Korban Jiwa Belum Bisa Dipastikan, Empat Tewas di Tempat

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan menegaskan belum bisa memastikan jumlah korban jiwa dari tabrakan beruntun di tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, Kamis (22/3) sore.

Kepada radarlampung.co.id, Syarhan menyatakan, jumlah korban tewas yang diangkat dari bangkai kendaraan yakni tiga orang dari Honda Jazz dan satu orang pengemudi truk tronton warna hijau.

“Kami belum bisa pastikan akan tujuh atau empat orang yang tewas di tempat. Sebab, kami nggak hitung secara pasti karena bergerak secepatnya evakuasi korban. Yang luka-luka kami bawa ke RS UD Bob Bazar Kalianda, Lamsel,” terangnya di lokasi kejadian.

Pastinya, kata AKBP Syarhan, polisi mengevakuasi tiga penumpang Jazz dan satu sopir tronton warna hijau.

Baca Juga:   Kabag Tapem Tuba Wafat Terpapar Covid-19, Bupati: Almarhum Orang Baik

“Yang tewas di tempat ya empat itu. Tapi kan banyak juga yang luka berat dan dibawa ke RS Bob Bazar. Ada juga ke puskesmas terdekat. Jadi mana yang lebih cepat saja mendapatkan perawatan,” tegasnya.

Untuk jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan , sambung Kapolres, ada enam unit. Tetapi pihaknya juga akan menghitung ulang. “Setidaknya ada enam mobil ya. Tapi kita akan hitung ulang lagi. Satu Jazz, Carry, Pickup Strada, dan tiga truk tronton,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lamsel AKP M. Reza Khomeini mengatakan, dari lokasi dievakuasi empat korban tewas. Dari Jazz tiga orang dan pengemudi tronton satu orang. Tiga luka berat dan dua luka ringan. Kasatlantas juga menyatakan tak ada korban anak-anak seperti kabar yang beredar.

Baca Juga:   Turut Berduka, Nakes di Tuba Wafat Terkonfirmasi Covid-19

“Total ada sembilan orang. Empat tewas di tempat. Tiga luka berat dan kritis, dua luka ringan,” tandasnya kepada radarlampung.co.id. (adm/rlo/gus)




  • Bagikan