Kapolres Tuba Kirim Warning Keras ke Pelaku Begal

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang dalam dua pekan ini terulang hingga tiga kali membuat Kapolres Tulangbawang (Tuba) AKBP Syaiful Wahyudi SIK, MH, gerah. Ia memerintahkan seluruh kapolsek dan jajaran di Tubaba bergerak lebih cepat, sehingga para pelaku dapat ditangkap.

Syaiful menegaskan, penangkapan harus dilakukan baik di Tubaba maupun kabupaten/kota lainnya, bahkan luar Provinsi Lampung. Karena menurutnya, rasa aman adalah prioritas aparat kepolisian.


Kepada kapolsek se-Tubaba, Syaiful memerintahkan agar pelaku kriminal yang telah meresahkan masyarakat tersebut segera ditangkap. Penangakapan bukan hanya jika para pelaku ada di Tubaba, namun juga jika diketahui keberadaannya di provinsi mana pun di Indonesia ini.

“Saya minta kapolsek dan jajaran bekerja keras, di manapun dan kapanpun para pelakunya harus ditangkap. Saya sudah memerintahkan agar polisi bergerak cermat, cepat, dan tepat. Sehingga, pelakunya dapat ditangkap di manapun dan dalam keadaan apapun,” terangnya.

Peristiwa yang terjadi dalam 10 hari terakhir ini membuat dirinya gerah bukan kepalang. Karena menurut mantan Kapolres Lamteng dan Pesawaran ini, pelaku sangat mengusik dirinya sebagai pimpinan kewilayahan di Tuba dan Tubaba. “Jika tidak segera menyerahkan diri, saya pastikan jajaran kami akan memberikan tindakan tegas dan terukur,” terang Syaiful lagi.

Seperti diberitakan Radarlampung.co.id, pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) terus merajalela di wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Dalam dua pekan ini, setidaknya ada tiga kasus pembegalan (curas) di daerah Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Pertama di Tiyuh Dayasakti, Kecamatan Tumijajar, Tubaba. Pelakunya menembak korbannya, meski tidak melukai ibu yang sedang menjemput anaknya. Kedua di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tuba Tengah, Tubaba pekan kemarin. Tak tanggung-tanggung, pelaku menggasak motor anak Purnawirawan TNI-AD.

Korban kali ini (3/1/2019) adalah Tarini (33), warga Kelurahan Mulyaasri, Lingkungan 1, Kecamatan Tuba Tengah, Tubaba. Saat itu dirinya hendak menuju ke kediaman pamannya Samino (60) di Tiyuh Wonokerto RK 6 kecamatan setempat sekitar pukul 12.15 WIB, tiba-tiba dihadang kawanan pelaku begal dengan senjata tajam. (fei/sur)  




  • Bagikan