Kapolsek Terpapar Covid-19, Enam Anggotanya Reaktif

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sebanyak enam orang jajaran kepolisian Sektor (Polsek) Abung Selatan di periksa kesehatannya melalui swab-PCR, pasca ditemukan kasus baru menimpa pimpinannya (Kapolsek).

Hal itu dikatakan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Lampura, dr. Dian Mauli menanggapi hasil tracking terjadi dijajaran institusi Polri, saat dijumpai awak media di diruangannya, Rabu, (19/5).


Menurutnya, berdasarkan data dilapangan, setidaknya ada 16 orang diambil rapid anti gennya. Dengan hasil sebanyak 6 orang reaktif.

“Lantas mereka (enam orang, Red) dilakukan pemeriksaan melalui swab-PCR, dan saat ini tengah menunggu hasilnya. Sebelumnya, anggota yang terpapar, Kapolsek berinisial SY, masuk dalam gelombang 17 orang terpapar pada penambahan harian, Jumat, (14/5) lalu, “kata dr. Dian Mauli.

Saat ini, mereka mengikuti isolasi mandiri dikediamannya masing-masing. Dan sepengetahuannya, pelaksanaan pelayanan tak terganggu atau tetap melaksanakan seperti hari biasa.

Baca Juga:   Saply Bangkitkan Ekonomi dari Sektor UMKM

“Kalau untuk penularannya (kapolsek), itu bukan berasal dari kontak erat dengan pasien. Seperti diketahui bersama, mereka kan aktivitas mobile sehingga mengharuskan keluar (pelaku perjalanan, red). Kemungkinannya dari sana, “terangnya.

Berdasarkan data, Lampura kembali mencatat kenaikkan angka harian covid-19 sebanyak 5 orang. Sehingga menambah angka penyebaran kasus mencapai 1.575 orang dari sebelumnya 1.570 kasus. Yang terdiri atas dua keluarga sementara sisanya perseorangan.

“Itu masuk dalam dua kecamatan, yang kasus hari ini. Yakni, Kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Utara, “jelasnya.

Yang pertama, kata dia, MT (53) dan MY (54), lalu Dy (65) dan Ys (33) yang kesemua warganya adalah Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara. Dan terakhir, Lo (79) warga Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi.

Sebelumnya, menginjak pekan ketiga Mei 2021, angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Lampura telah menembus lebih dari 140 orang.

Baca Juga:   Sopir Ditodong di Lampura, Bandit Kuras Uang Hingga Ponsel

Berdasarkan data diterima, sampai dengan, Selasa, (18/5), angka penyebaran covid-19 telah menyentuh ke angka 1.570 orang. Dengan kata lain, ada 145 orang penambahan kasus baru sejak, Sabtu (1/5), sampai dengan saat ini. Dan angka kenaikkan angka harian tertinggi pernah sampai kepada 41 orang, tepatnya pada, Minggu, 2 Mei 2021.

Meski pemerintah daerah telah menetapkan aturan pembatasan mikro (PPKM), dan program Vaksinasi pun dijalankan. Tak mengurangi angka kenaikkan harian penyebaran corona, hingga membutuhkan kedisiplinan dari seluruh elemen masyarakat untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“Perlu diingatkan kepada semua, untuk tetap disiplin jalankan protokol kesehatan karena itu satu-satu kunci memutus mata rantai penyebaran covid-19, “kata dr. Dian Mauli.(ozy/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan