Kasus Covid Lamtim Meningkat, Ini Tanggapan Ketua DPRD

  • Bagikan
Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasus penyebaran corana virus disease (Covid-19) di Lamtim terus meningkat. Menyikapinya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamtim berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif menjelaskan, saat ini Lamtim masuk zona oranye penyebaran Covid-19. Namun, bila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan (Prokes) dikhawatirkan Lamtim akan kembali masuk zona merah.

Ali Johan berharap, Lamtim kembali masuk zona hijau. “Agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan kembali masuk zona hijau perlu adanya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Tanpa ada peran serta masyarakat, dikhawatirkan Lamtim masuk zona hijau,” kata Ali Johan, Rabu (16/6).

Selain itu, Ali Johan berharap Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tidak kendur dalam melaksanakan tugasnya. Kemudian, program vaksinasi juga perlu dilanjutkan. “Masih banyak warga Lamtim yang belum mendapatkan vaksinasi. Bila perlu tambah vaksin agar seluruh masyarakat Lamtim mendapatkan vaksinasi,” imbuh Ali Johan.

Baca Juga:   Berlinang Air Mata, Bupati Winarti Minta Maaf Penanganan Covid-19 Belum Maksimal

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr. Nanang Salman Saleh menjelaskan, hingga saat ini total warga terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.689 atau bertambah 11 kasus baru dibanding sehari sebelumnya.

Menurutnya, dari 11 kasus baru itu, 3 warga Kecamatan Pasir Sakti, 3 Purbolinggo dan 2 Batanghari. Kemudian, masing-masing 1 dari Raman Utara dan Sekampung.

Dilanjutkan, dari 1.689 warga terkonfirmasi, yang telah sembuh dan selesai menjalani isolasi sebanyak 1.412 atau 83,59 persen. Sedangkan, total warga terkonfirmasi yang meninggal dunia sebanyak 113 atau 6,6 persen. Sehingga, total warga terkonfirmasi yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 164. (wid/sur)




  • Bagikan