Kasus Dugaan Korupsi DD, Jaksa Tahan Oknum Kapekon Banjar Manis

  • Bagikan
Oknum Kepala Pekon Banjarmanis, Kecamatan Cukuhbalak Muflihan saat digiring petugas Kejari Tanggamus ke mobil untuk selanjutnya dibawa ke Rutan Kelas II B Kotaagung. FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menahan Muflihan, oknum Kepala Pekon Banjarmanis, Kecamatan Cukuhbalak yang diduga terlibat penyimpangan dana desa tahun anggaran 2018 dan 2019, Rabu (17/3).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanggamus M. Riska Saputra mengatakan, Muflihan akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas II B Kotaagung. Penahanan berdasar surat perintah Nomor print-09/l.8.19/Fd.2/03/202.


“Penetapan tersangka lantaran sudah cukup dua alat bukti serta keterangan dari ahli. Dalam pemanggilan ketiga ini, langsung dilakukan penahanan. Pertimbangan penyidik, karena khawatir tersangka menghilangkan barang bukti lainnya,” ujar Riska Saputra mewakili Kepala Kejari Tanggamus David P. Duarsa.

Dijelaskan Riska Saputera, pada tahun 2018 Pekon Banjarmanis mendapatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon (APBP) sebesar Rp1.508.686.846.

Baca Juga:   Di Tanggamus, Tersisa 26 Sekolah Belum Pertemuan Tatap Muka

Tahun berikutnya sebesar Rp1.466.866.564. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan pembangunan, operasional pemerintah pekon dan pemberdayaan masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan pekon yang didanai dari APBP itu semua terealisasi dengan dibuatkan surat pertanggungjawaban (SPj.). Namun realisasinya tidak sesuai dengan apa yang telah dicairkan,” papar Riska.




  • Bagikan