Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mantan Kapekon Dilimpahkan ke Kejari Tanggamus


Mantan Kapekon Kampungbaru, Kecamatan Pematangsawa Mopriyadi dilimpahkan oleh penyidik Satreskrim Polres Tanggamus ke kejaksaan negeri setempat. FOTO HUMAS POLRES TANGGAMUS

Bermula saat Mopriyadi meminjam uang korban sebesar Rp40 juta dengan agunan sertifikat tanah milik warga yang mengurus program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Peristiwa ini terjadi pada 19 Juli 2019.





Mopriyadi berjanji mengembalikan uang pada tanggal 15 Februari 2020. Sehingga kembali terjadi perjanjian pada 6 Maret 2020. Tetapi pinjaman belum dibayarkan.

Lalu pada 25 April 2020, Mopriyadi membuat perjanjian akan mengembalikan uang dan memberikan jaminan kendaraan. Namun hingga korban melapor ke Polres Tanggamus tanggal 29 Juni 2020, ia tidak juga menepatinya.

Saat penetapan tersangka pada 4 Januari 2021, Mopriyadi melarikan diri. Ia kemudian masuk daftar pencarian orang (DPO) pada tanggal 5 Januari 2021.

Dikuatkan keterangan Pj. Kapekon Kampungbaru bahwa pada tanggal 6 Januari 2021 Mopriyadi sudah tidak ada di tempat.

“Atas lengkapnya berkas dan teridentifikasi keberadaan DPO, tersangka Mopriyadi berhasil ditangkap saat berada di rumah keluarganya di Bandarlampung pada Kamis (4/3/21) pukul 01.00 WIB,” urai Ramon. (ral/ehl/ais)