Kasus Kecelakaan Bripda Tio, 9 Anggota Ditsabhara Tertunda Pangkat

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Polda Lampung masih menelusuri kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Bripda M Tio Fahmi meninggal dunia, di Jalan P. Antasari, Kedamaian, Bandarlampung, pada Minggu pagi, (1/7) lalu.

Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Hendra Supriatna mengatakan, sudah memeriksa ke 14 anggota personel Direktorat Sabhara Polda Lampung terkait kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Bripda M Tio Fahmi meninggal dunia.

“Ke 14 orang anggota sudah di periksa semua dan yang mengemudi nanti kami sesuaikan dengan pelanggarannya, karena keluarnya juga tidak izin pimpinan dan itu melanggar displin,” ujarnya, Selasa, (3/7).

Hendra menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara ke 14 anggota tersebut hanyalah korban. Jadi, tidak ada sanksi karena mereka dan almarhum hanya korban.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

“Yang kena sanksi ada 9 orang anggota yang mengajak teman-temannya, dari ke 9 anggota itu sebagain senior, sanksi displi dan pasus serta penundaan pangkat,” terangnya.

Menurut Hendra, dalam minggu- minggu depan pihaknya sudah dapat memerintahkan lakukan sidak.”Sementara yang kami periksa sembilan yang lain korban. Sedangkan untuk kendaraan yang digunakan pemiliknya masih simpang siur, karena mereka belum ada yang ngaku,” kata dia.

Ia pun membantah jika almarhum Bripda M Tio Fahmi yang mengemudikan kendaraan tersebut dan dia juga membantah sebelum kecelakaan anggotanya hendak membantu rekannya yang sedang berkelahi di salah satu cafe.

“Almarhum penumpang, dia dia ajak teman-temannya makan, jadi dia ikut saja. Itukan bukan mobil polisi tapi mobil pribadi, kalau informasi keributan tidak ada kaitannya,” ungkapnya.

Baca Juga:   Konfrontir, Kasus Dugaan Pemukulan Perawat Ditentukan Gelar Perkara

Dia juga menegaskan, tidak ada kekerasan yang dilakukan senior kepada jeniornya, kalau ada kekerasan terhadap jeniornya. Maka akan diproses.

“Kalau ada kekerasan terhadap jenior saya sikat semua. Dari awal bintara-bintara baru itu sudah kami jaga, tidak ada penganiayaan lagi atau tidak ada pembinaan terkait senior ke jenior, sudah kita ingatkan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung melakukan pemeriksaan terhadap 14 anggota Dit Shabara Polda Lampung terkait kecelakaan tunggal yang menewaskan Bripda M. Tio Fahmi. (ndi/ang)




  • Bagikan