Tuba  

Kasus Pengeroyokan Siswa SMP, Polisi Periksa 2 Saksi


Radarlampung.co.id – Kasus pengeroyokan siswa sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 2 Menggala terus bergulir.

Terbaru, Polres Tulangbawang memanggil dua orang saksi terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada 29 November lalu.





Selain itu, aparat kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai keterangan korban dan keluarganya.

“Proses penyelidikan masih berlangsung. Sudah dua orang saksi yang kita mintai keterangan,” kata Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Wido Dwi Arifiya Zein, Senin (13/12).

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin (29/11), sekira pukul 11.00 WIB. Ketika itu korban B (15), siswa SMPN 2 Menggala ingin membantu temannya yang dikeroyok oleh sejumlah siswa dari sekolah lain di depan sekolahannya.

Baca Juga:   Jabatan Satu Kapolsek dan Empat Kasat Polres Tuba Bergeser

Saat itu, tiba-tiba B diterjang dan dikeroyok oleh sekitar tujuh orang siswa dari sekolah lain hingga tersungkur.

“Mereka memang sengaja datang untuk mencari masalah,” kata korban B beberapa saat lalu kepada Radarlampung.co.id.

Korban tidak mengetahui penyebab temannya dikeroyok. Namun sebagai teman ia hanya ingin melerai dan membantu.

Video pengeroyokan tersebut kemudian viral di media sosial pada Rabu (1/12) malam. Keluarga korban kemudian mengetahui peristiwa tersebut.

Tamrin paman dari B mewakili keluarga korban mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah ramai di media sosial.

Seusai ramai di media sosial, keluarga terduga para pelaku dan pihak sekolah belum memberikan klarifikasi atau menghubungi keluarga korban.

Tamrin mengaku sebenarnya peristiwa tersebut sudah coba didamaikan oleh pihak sekolah. Namun, saat proses perdamaian orangtua korban tidak dilibatkan. Mereka kecewa.

Baca Juga:   Hilang Saat Jaring Ikan, Warga Tuba Ditemukan Meninggal Tenggelam

Karena itu, keluarga korban mengambil langkah untuk melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut ke Polres Tulangbawang.

Laporan polisi tertuang dalam laporan nomor: LP/B/329/XII/2021/SPKT/POLRES TULANGBAWANG/POLDA LAMPUNG tanggal 3 Desember 2021. (nal/sur)