Kasus Pertama, Nakes di Lambar Meninggal Akibat Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimudin Umar, Anwar Sobirin mengembuskan nafas terakhirnya, sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (29/7).

Ia menjadi tenaga kesehatan pertama di Lampung Barat yang meninggal setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, Anwar menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUDAU.


Meninggalnya nakes berusia 42 tahun itu membawa duka mendalam bagi keluarga besar RSUDAU. Isak tangis mengiringi keberangkatan ambulans dari halaman ruang Kamboja menuju pemakaman.

Mas Anwar–sapaan akrab Anwar Sobirin bertugas di ruang operasi. Ia terpapar virus Corona sejak dua pekan lalu.

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A., M.Kes. mengungkapkan, Anwar Sobirin memiliki komorbid hipertensi dan batu ginjal.

Baca Juga:   Satu Keluarga Korban Lakalantas di JTTS Hendak Tahlilan di Sumsel

“Kami keluarga besar RSUDAU merasa sangat kehilangan. Almarhum adalah sosok yang baik dan bersahaja. Ini merupakan kasus pertama nakes meninggal karena Covid-19 di Lambar. Kami mohon doanya, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” kata Iman Hendarman dihubungi melalui ponselnya.

Diketahui, hingga saat ini tercatat 307 nakes yang bekerja di RSUD Alimuddin Umar, 15 puskemas dan Dinas Kesehatan Lampung Barat terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut tercatat sejak awal 2020 hingga Juli 2021.

Berdasar data Diskes Lambar, total tenaga kesehatan di kabupaten itu sebanyak 1.536 orang. Dari jumlah tersebut, 307 orang di antaranya atau 19,9 persen terpapar virus Corona.

Baca Juga:   Perkara Korupsi, Mantan Pejabat Kota Metro Dituntut Pidana 1,5 Tahun

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti mengungkapkan, nakes yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut terdiri dari dokter, perawat,  bidan, apoteker, kesehatan lingkungan (Kesling), tenaga gizi, laboratoruum dan lainnya. (nop/ais)

 




  • Bagikan