Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Lampura Menunjukkan Trend Positif


RADARLAMPUNG.CO.ID – Belum genap sepekan peningkatan kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mencapai 243 atau sekitar 34,52 persen.

Pelaksana tugas Kadinkes Lampura, dr. Maya Natalia Manan, mengatakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 hingga saat ini mencapai 704 orang dalam kurun waktu Januari-Februari 2022.





Jumlah tersebut belum ditambah dengan peningkatan kasus pada hari ini, dari data terakhir peningkatan harian kasus terkonfirmasi positif mencapai 108 orang per tanggal 22 Februari 2022.

“Kalau di tempat kita masih mengalami trend peningkatan, meski klaim pusat secara nasional turun,” ujar dr. Maya menanggapi trend penurunan kasus terkonfirmasi positif covid-19, klaim pusat siang.

Oleh sebab itu, pihaknya melalui puskesmas di kecamatan terus melaksanakan tracking, testing dan treatment (3T) guna memutus mata rantai penyebaran corona ditengah gelombang ketiga tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah. Mulai dari vaksinasi sampai kepada disiplin protokol kesehatan (prokes) sesuai pesan ibu, sebab, itulah solusi jitu menekan angkat peningkatan kasus harian.

“Ayo sama – sama kita jaga badan kita, saudara dan lingkungan. Tetap disiplin prokes kapan dan dimana pun berada, dengan 5 M,” terangnya.

Menyoal capaian vaksin, sampai dengan saat ini berturut, 87,5% dosis I, 49,5% dosis II. Sementara vaksin booster baru menyentuh angka 1,2%.

“Untuk saat ini kita terus melakukan percepatan vaksinasi, khususnya dosis kedua sesuai target 70%,” tegasnya.

Disisi lain, Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis, sekaligus anggota Satgas Kabupaten menambahkan pihaknya terus berupaya dalam menegakkan prokes ditengah masyarakat. Baik itu melalui upaya -upaya persuasif macam sosialisasi dan lainnya, juga preventif semisal operasi yusticia dalam penegakkan hukum dilapangan.

“Selain, tentunya memberikan sosialisasi dalam penerapan 5M yang dilaksanakan rutin. Baik itu melalui satgasus terdapat unsur TNI – Polri serta Pol-pp dan lainnya,” tambahnya.

Khusus menjelang musim libur panjang, akan semakin diperketat termasuk didalamnya operasi yusticia dengan pihak keamanan TNI dan Polri bersama -sama satgas. (ozy/yud)