Kata Pengacara, Kabid yang Terjaring OTT Dipaksa Menerima Uang oleh Biro Jasa

  • Bagikan
Dua tersangka dugaan korupsi penyalahagunaan wewenang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh anggota Polresta Bandarlampung. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengacara Kabid Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lampung Nirwan Yustian, Gigih menyatakan kliennya tidak melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang dengan sengaja.

Menurut Gigih, Nirwan didesak oleh pihak lain untuk menerima uang dalam proses pengurusan perizinan.

Sebelum diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh anggota Polresta Bandarlampung, Nirwan ditemui oleh Ha yang mengatasnamakan sebuah biro jasa.

“Fakta kejadiannya, klien kami menerima pihak dari biro jasa diruangannya,” kata Gigih, Jumat (2/10).

Gigih mengungkapkan, Ha merupakan biro jasa yang mengurus perizinan untuk sembilan perusahaan. Lantaran bukan pemohon resmi, ia kemudian diterima diruangan.

“Dia (Ha, Red) bukan sebagai pemohon resmi. Bisa dikatakan biro jasa (calo, Red). Jadi dia tidak bisa diterima di loket. Dia juga benar-benar memohon minta bantuan yang dari segi persyaratan sebenarnya belum terpenuhi,” urainya.


Baca Juga:   Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penganiayaan Perawat, Dinkes Apresiasi Polresta


  • Bagikan