Katanya Dinikahi Usai Musim Kopi, Ternyata Hanya Janji Supaya Mau Diintimi

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id – Hubungan antara HP (22), warga Pekon Mekarsari, Kecamatan Pagardewa, Lampung Barat dengan teman wanitanya, LS (16), berakhir di kantor polisi. HP dilaporkan ke Polsek Sekincau dengan tudingan mengintimi anak di bawah umur.

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono mengatakan, peristiwa itu bermula saat HP menjemput LS dikediamannya di Kecamatan Batuketulis, Sabtu (29/12/2018). ”Keduanya pergi tanpa sepengetahan orang tua korban. Lantas, tersangka mengajak korban ke rumahnya,” kata Suharjono mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi, Rabu (16/1).

Dirumahnya, HP mengajak LS berhubungan intim. Ia pun merayu dan berjanji akan menikahi anak baru gede (ABG) itu. Bahkan, ia menyatakan akan menikahi LS usai panen kopi mendatang.

Baca Juga:   Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Lampung Diamankan Polda Lampung

”Tersangka menjanjikan akan menikahi korban usai musim kopi. Lalu mereka berhubungan intim,” sebut dia.

Peristiwa itu kemudian diketahui orang tua LS. Tidak terima, kasus ini dilaporkan ke Polsek Sekincau. Laporan tertuang dalam LP/19/I/2019/Polda Lpg/Res Lambar /Sek Sekincau tertanggal 13 Januari 2019.

”Tersangka kita amankan. Ia melanggar pasal 81 ayat 2 juncto pasal 76E UU RI Nomor 17/2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tegas Suharjono. (edi/ais)    




  • Bagikan