Kawat Duri Halangi Pengunjuk Rasa di Kantor KPU Lamteng

  • Bagikan
FOTO IST. FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pagar kawat berduri menghalangi pintu masuk kantor KPU Lamteng, Selasa (15/12). Dalam pengamanan unjuk rasa ini, aparat keamanan mengerahkan personel penuh dari Polri, TNI, Brimob, dan Satpol PP.

Unjuk rasa dari partai koalisi NasDem, PKS, dan Perindo pendukung Nessy Kalviya-K.H. Imam Suhadi ini berlangsung damai. Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro didampingi Kabag Ops. Kompol Juli Sundara mengaku bersyukur unjuk rasa berjalan kondusif.


“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan kondusif. Apa tuntutannya sudah dijawab oleh Ketua KPU Lamteng Irawan Indrajaya,” katanya.

Dalam pengamanan, kata Popon, mengerahkan kekuatan penuh. “Pengamanan oleh personel gabungan. Kurang lebih 375 personel. Kita sama-sama menjaga kondusivitas Lamteng,” ujarnya.

Baca Juga:   Bravo Lima: Konsolidasi Raperda, Distribusi Berkeadilan

Terkait keamanan komisioner KPU maupun Bawaslu, kata Popon, pihaknya sudah menawarkan. “Kalau pengamanan kantor ada personel yang ditempatkan. Kalau pengamanan komisioner, kita sudah tawarkan. Tapi sejauh ini belum membutuhkan. Insya Allah tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Dalam unjuk rasa, tuntutan aspirasi dibacakan Ketua DPD Partai NasDem Lamteng Miswan Roddy. Di antaranya terkait dugaan kecurangan dalam Pilkada Lamteng. Ketua KPU Lamteng Irawan Indrajaya menyatakan pihaknya sepakat belum melakukan pleno penetapan calon.

“Silakan tuntutan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penetapan masih menunggu sengketa pilkada selesai dan ada keputusan dari Bawaslu Lampung,” ungkapnya. (sya/sur)




  • Bagikan