Kebutuhan Tabung Oksigen RSUD Tubaba Melonjak Drastis

  • Bagikan
Eri Budi Santoso, S.Sos, MH Juru Bicara Satgas Covid-19 Tubaba. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID-Banyaknya masyarakat Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung yang diduga terpapar Covid-19 membuat pemakaian oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat sulit terkendali.

Berdasarkan keterangan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tubaba, Eri Budi Santoso, (6/7) biasanya 25 tabung besar oksigen medis digunakan untuk pelayanan satu bulan. Namun saat ini 25 tabung tersebut dipakai untuk kebutuhan satu hari dengan proses penggantian pukul 10.00 WIB siang.

“Yang menjadi kendala adalah tabung-tabung tersebut sangat mahal harganya yakni mencapai RP5 juta per unit, meskipun isinya hanya sekitar Rp100 ribu,”jelasnya.

Eri berharap masyarakat Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, sehingga lonjakan pasien covid-19 dapat dikendalikan.

Baca Juga:   Selama 6 Hari, Polres Tubaba Gelar Vaksinasi Gratis Dosis Kedua

Untuk menjaga ketersediaan oksigen di Tubaba, Pemkab, Satgas Covid-19, dan Polres memberikan jaminan kepada distributor untuk memastikan bahwa tabung-tabung oksigen tersebut aman dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Bayangkan jika sehari membutuhkan 25 tabung maka dalam satu bulan perlu 750 tabung. Bagaimana jika terjadi lonjakan yang tidak terkendali ini sangat berbahaya, karenanya kita semua harus menyadari akan pentingnya kesehatan bagi keluarga kita masing-masing. Saudara-saudaraku yang tidak berkepentingan, mohon untuk tidak keluar,”tutup Eri. (fei/wdi)




  • Bagikan