Kecelakaan Maut, Korban Terpental Sejauh 3 Meter

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sebuah kecelakaan maut terjadi di jl. Mangundiprojo (dekat Elegant Taylor), Kedamaian, Bandarlampung pada Sabtu (14/8) pagi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 8.90 wib.

Kecelakaan yang melibat satu unit mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi BE 9217 AA dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 3121 BS tersebut menewaskan, Mastur (64), si pengendara motor.


Kanit Laka Satlantas Polresta Bandarlampung, Iptu Jahtera mengatakan, berdasarkan kronologi kejadian diketahui, saat itu mobil Mistsubishi L300 yang dikendarai Setiawan (20) melaju dari lampu merah Kedamaian menuju jl. Soekarno Hatta.

Kemudian dari arah berlawanan, sepeda motor yang dikendarai korban melintas. Diketahui, korban saat itu sedang membonceng kedua cucunya yakni IP (8) dan AP (6).

Baca Juga:   Pungli di Flyover, Dua Pemuda Diamankan

“Saat itu mobil L300 ini berusaha mendahului 3 pengendara sepeda motor yang ada di depannya. Kemudian dari arah berlawanan, datang pengendara sepeda motor tersebut,” katanya.

Diduga supir kehilangan konsentrasi dan tidak mewaspadai kendaraan yang melintas dari arah berlawanan. Hal tersebut membuat kecelakaan tidak dapat dihindari.

Bahkan, korban juga kabarnya sempat terpental sejauh tiga meter. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami pendarahan yang cukup parah di bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal di tempat.

Sementara kedua cucu korban mengalami sejumlah luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Jahtera juga mengatakan, untuk saat ini kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut berserta supir mobil L300 telah diamankan di unit Laka Satlantas Polresta Bandarlampung.

Baca Juga:   Tok ! Dukun Cabul Divonis 10 Tahun Penjara

Petugas juga masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. “Untuk saat ini, kendaraan dan supir mobil sudah kita amankan dan masih dimintai keterangan,” katanya.

Disinggung terkait status pengemudi mobil dalam kasus kecelakaan tersebut, menurutnya hal tersebut akan ditetapkan setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

“Untuk sekarang kita masih mengumpulkan informasi dan melihat fakta kejadian di lapangan. Nanti setelah pemeriksaan selesai dilakukan dan hasil didapatkan, akan kita informasikan kembali,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan