Kegelisahan Demokrasi Lahirkan Garbi

  • Bagikan
Promotor Garbi Fahri Hamzah saat berkunjung ke Graha Pena Lampung, Sabtu (12/1). Kedatanganya beserta rombongan diterima langsung Pemimpin Redaksi Radar Lampung, Eko Nugroho. Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) bakal menggelar deklarasi di Lampung Sabtu (12/1) siang. Promotor Garbi yang juga Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyempatkan diri menyambangi Graha Pena Lampung Sabtu (12/1). Rombongan diterima langsung Pemimpin Redaksi (Pimred) Radar Lampung, Eko Nugroho.

Dalam kesempatan ini, Fahri mengatakan lahirnya Garbi ini karena adanya kegelisahan sekaligus memberikan pemaknaan baru setelah 20 tahun demokrasi. Dia menganggap selama ini banyak sekali hal-hal yang mulai terabaikan.

“(Garbi) memberi pemaknaan baru setelah 20 tahun berdemokrasi, ada hal-hal yang mulai diabaikan. Ada arah yang mulai menyimpang, ada kesadaran yang dibangun dengan kekeliruan,” kata Fahri.

Baca Juga:   Lamteng Berduka, Asisten I Meninggal karena Covid-19

Hal ini memang merupakan kegelisahan yang timbul setelah 20 tahun demokrasi. Di mana, adanya perubahan di Indonesia tiap 20 tahun pastinya akan ada kegelisahan yang berkembang di masyarakat.

Dirinya pun mendorong siapapun Capres-Cawapres yang akan memimpin Indonesia 5 tahun ke depan nantinya untuk memahami persoalan kegelisahan yang melanda bang Indonesia. “Karena selama ini demokrasi tidak terlihat, justru hanya perlombaan uang. Bahkan orang dipilih dan dicalonkan karena uang,” tambahnya.

Karena itulah, perlu keberanian dari diri untuk melawan kegelisahan ini. Karena jika malas, maka akan tergerus di era instans saat ini. “Sebab, kegelisahan ini akan terus menyeruak tanpa disadari nantinya,” tandasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan