Kejelasan Pengembangan KIM Paling Lambat Akhir Februari

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus berjuang agar megaproyek kawasan industri maritim (KIM) dapat berjalan. Sejauh ini, tahapan sudah dilakukan dan menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengatakan, ada masalah administrasi KIM yang belum selesai. Karena itu, ia berharap ini menjadi bahan evaluasi bersama. Baik pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat.


”Beberapa waktu lalu, saya dan pak sekda bersama PT Repindo Jajad Raya dan Pertamina sudah membahas percepatan KIM. Kita berharap segera terwujud sehingga lapangan kerja tersedia bagi masyarakat Tanggamus. Saya siap berjuang untuk itu,”kata Dewi disela-sela Musrenbang RPJMD di Aula Islamic Center Kotaagung, Senin (28/1).

Dewi juga terus berkoordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait di Jakarta. “Saya juga sudah menghadap sampai tingkat pusat untuk menyuarakan aspirasi dari masyarakat yang sudah mendambakan KIM. Pusat juga sudah memberikan deadline bahwa kejelasan pengembangan KIM sudah bisa diketahui pertengahan Februari atau paling lambat akhir Februari, ” sebut dia.

Dilanjutkan, persoalan yang masih mengganjal adalah pengelolaan KIM. Apakah Pertamina atau Repindo. “Kalau soal lahan, sudah clear ya. Sekarang tinggal administratif pengelolaanya saja. Antara Repindo dan Pertamina. Ini yang belum ada titik temu. Doakan saja semoga persoalan tersebut selesai,” tegasnya. (ral/ehl/ais)

 




  • Bagikan