Keluarga Korban Ingin Pelaku Segera Ditangkap

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Susiawati (71), warga jl. P. Antasari, Kedamaian, Bandarlampung yang menjadi korban penjambretan, diketahui meninggal usai sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit Graha Husada.

Korban diketahui biasa menjual nasi di sekitar jl. Putri Balau, Kedamaian, Tanjungkarang, Bandarlampung. Korban yang sedang menumpang ojek langganan, menjadi korban penjambretan di sekitar flyover Pasar Tugu.


Andi (41), kerabat korban mengatakan, Susiawati selama ini hanya tinggal berdua dengan sang suami, Hendrik. Sementara kedua anaknya tinggal di Jakarta. “Memang biasanya beliau belanja ke Pasar Tugu pagi-pagi, untuk kebutuhan jualan,” tuturnya.

Andi mengatakan, sang nenek saat ini telah dibawa ke rumah duka di Telukbetung Timur. Pihaknya juga akan melakukan kremasi, setelah kedua anak korban datang. “Kremasinya nanti, kita masih nunggu anaknya yang masih dalam perjalanan,” tambahnya.

Baca Juga:   Ada Laporan Dugaan Eksploitasi, Bocah 7 Tahun Dievakuasi dari Rumah Kakek

Dia juga mengatakan, meski tidak ada barang milik sang nenek yang hilang lantaran gagal dicuri, namun Andi berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku.

“Tidak ada barang yang hilang memang, karena katanya jambretnya gagal. Tapi saya berharap supaya polisi bisa segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang sepantasnya,” tandasnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polresta Bandar Lampung AKP Halimatus saat dikonfirmas terkait kronologi kejadian mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci.

Menurutnya saat ini anggota sedang fokus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. ”Sementara ini saya belum terima laporan, tapi jika sudah ada perkembangan akan segera saya informasikan kembali,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan