Kembali Kalah dari Dewa United, Badak Lampung Makin Dekati Zona Degradasi

  • Bagikan
Badak Lampung FC saat melawan Dewa United. Foto BLFC
Badak Lampung FC saat melawan Dewa United. Foto BLFC

Radarlampung.co.id – Peluang Badak Lampung FC untuk tidak terdegradasi ke Liga 3 cukup berat.

Ya, dalam pertandingan di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/11), Laskar Saburai –julukan Badak Lampung– kembali menelan kekalahan 1-3 atas Dewa United.


Alhasil, peluang Badak Lampung untuk bisa bertahan di Liga 2 cukup berat. Sebab, saat ini Roni Rosadi dkk. bertengger di posisi enam klasemen, dengan hanya meraih 4 poin dari tujuh laga yang sudah dijalani.

Sedangkan pesaing terdekat yakni PSKC Cimahi berada di peringkat kelima. Laskar Sangkuriang sudah mengumpulkan enam poin dari tujuh pertandingan.

Artinya kedua tim tersebut hanya selisih dua poin dan sama-sama menyisakan dua pertandingan.

Untuk bisa bertahan di Liga 2, setidaknya Badak Lampung harus sapu bersih kemenangan di dua laga tersisa. Tapi dengan catatan, PSKC Cimahi kalah di satu pertandingan saja.

Jika Badak Lampung menang di dua pertandingan selanjutnya dan PSKC kalah beruntun, poin Badak Lampung yang hanya selisih dua poin otomatis akan menyalip Cimahi.

Yang lebih sulit, untuk tetap bisa bertahan, Cimahi hanya cukup bermain seri saja di laga sisa.

Badak Lampung tertinggal di menit 42 melalui Bayu Nugroho. Kemudian Dewa kembali menambah pundi gol di menit ke 75 yang dicetak oleh Achmad Faris Ardiansyah.

Badak Lampung FC memperkecil ketinggalan melalui kaki Muhammad Irman di menit ke 87. Gol Laskar Saburai bermula ketika pemain belakang Dewa United menerima bola, namun justru blunder dan terlepas. Irman langsung merebut bola dan menjebol gawang Shahar Ginanjar.

Alih-alih menyerang, Badak Lampung justru kebobolan. Di menit 91, serangan balik Dewa United yang diciptakan mampu dimanfaatkan Jajang Sukarma dengan melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur tak mampu ditangkap Guntur Egi.

Usai laga, Rudi Keltjes mengakui pihaknya kesulitan meracik tim. Sebab, Badak Lampung dilanda badai cidera dan akumulasi kartu.

“Memang nyatanya kita kalah segalanya. Kesulitan saya banyak yang cedera. Lalu pemain yang magang-magang belum siap di level Liga 2. Saya tidak beralasan, tapi anak-anak sudah berjuang. Kita akui kita kalah,” ujar Rudi usai laga.

Ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin bisa menghindarkan Laskar Saburai dari zona degradasi. Sebab, itu adalah tujuan utamanya.

Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu mengatakan dirinya akan memaksimalkan pemain yang ada.

“Memang sulit (lolos degradasi). Kita banyak kartu dan banyak cedera. Apalagi yang pemain muda belum siap. Saya berusaha pemain yang ada ini saya maksimalkan. Dan saya akan berusaha agar bisa lolos dari degradasi,” tandasnya. (nca/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan