Kembangkan Penyidikan Kasus Inspektorat Lamsel, Kejati Sasar Oknum Kapuskes

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penyelidikan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan sejumlah hadiah, atas Anggaran Dana Desa (ADD) di lingkungan Inspektorat Lampung Selatan (Lamsel), berkembang ke Kepala Puskesmas.

Di mana, di awal penyelidikan Kejati Lampung hanya terfokus pada penerimaan hadiah oleh beberapa oknum kepala desa ke Inspektorat Lamsel.

Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan menjelaskan, memang awalnya kasus ini dimulai adanya dugaan pemerasan dan penerimaan hadiah berawal dari laporan beberapa kepala desa.

“Jadi dikembangkan lagi. Dan ternyata ada pemberian juga ke Inspektorat Lamsel ini dari para oknum-oknum Kepala Puskesmas,” katanya, Jumat (22/1).

Menurutnya, pengembangan kasus ini merupakan hal wajar. “Apabila ada titik terang dan ada yang bisa diselidiki lagi, kenapa tidak diteruskan,” kata dia.

Baca Juga:   Warga Way Hui Gugat Gubernur Lampung ke PN Kalianda

Ditanya mengenai apakah di Lamsel juga ada dugaan gratifikasi terkait dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Andrie -sapaan akrabnya- meminta untuk bersabar melihat proses penyelidikan kedepan. “Kita tunggu penyidik, ini terus melakukan pengembangan-pengembangan,” ucapnya.

Dalam kasus ini, lanjut Andrie, pihaknya telah memanggil belasan saksi. “Semuanya ada dari pihak ASN,” ungkapnya. (ang/sur)



  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta