Kendalikan Hama Tikus Dengan Burung Hantu

  • Bagikan
Petani di Tanjungrejo, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran melakukan gerakan pengendalian hama tikus, Rabu (9/6). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengendalian hama tikus tidak hanya memberikan pestisida atau bom tikus. Namun juga membangun rumah atau sarang burung hantu sebagai musuh alami hewan pengerat tersebut.

Hal itu ditegaskan Kepala UPTD BPTPH Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikutira Lampung Bagyo Warsito saat mengikuti gerakan pengendalian (gerdal) hama tikus di Desa Tanjungrejo, Negerikaton, Rabu (9/6).

“Begitu ada laporan, kita langsung berikan bantuan pestisida dan bom tikus. Gerakan pengendalian tidak boleh hari ini saja. Tetapi hingga sepekan ke depan. Khawatirnya populasi tikus tidak akan terkendali,” ungkap Bagyo

Bagyo yang didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Pesawaran Budi Wirawan mengungkapkan, bantuan yang diberikan kepada petani bergantung kebutuhan.

Baca Juga:   Beri Pelayanan KB untuk 5.874 Akseptor

Di mana, pengendalian hama dengan membangun sarang burung hantu dinilai cukuf efektif dalam mengendalikan serangan hama tikus

“Untuk satu hektare minimal tiga sarang burung hantu. Karena seekor burung hantu bisa memakan dua sampai tiga ekor tikus. Nah, kalau bantuan pestisida bergantung kebutuhan,” tandasnya. (ozi/ais)



  • Bagikan