Keputusan Pihak Terminal Rajabasa Memunculkan Gejolak

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Penolakan relokasi bukan hanya dilakukan oleh para pedagang saja. Melainkan, hal itu juga dilakukan sejumlah pengurus Perusahaan Otobus (PO) yang menolak pelarangan bus diparkir didepan loket tiket.

Alimudin (39) pengurus PO Rajabasa Utama (RBU) mengatakan, penerapan aturan ini diurungkan, lantaran mempersulit calon penumpang bus. Sebelumnya, setiap bus milik PO bisa parkir didepan loket masing-masing perusahaan, sehingga penumpang bisa langsung naik.

“Tapi sekarang sudah ada tempat khusus yang mewajibkan para penumpang naik di tempat yang sudah diberikan. Jadi kami berharap kalau dibongkar posisi tetap ditengah terminal sehingga penumpang bisa memilih. Ini bukan demi kepentingan sendiri tapi bersama,” ujarnya, Senin, (30/4).

Baca Juga:   RSUD Dadi Tjokrodipo Bakal Jadi RS Khusus Covid-19

Ali mengungkapkan, dengan adanya larangan bus ngtem didepan loket, pihaknya merasa kasihan dengan calon penumpang yang berjalan kaki tempat loket kemudian naik ke bus.

“Misalkan kalau hujan gimana, masa penumpang harus lari-larian dari tempat loket lalu naik ke bus, jadi kami berharap pelayanan terminal dapat dikembalikan seperti semula, jangan mempersulitlah,” terangnya.

Hal senada disampaikan Pengurus Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Nega Rukun mengatakan, bahwa aturan baru ini jauh dari membuat calon penumpang merasa nyaman.

“Coba bayangkan saja, turun dari sisi barat gedung, kemudian penumpang naik ke gedung B, lalu jalan lagi menyelusuri anak tangga kegedung A, terus menuruni anak tangga. Kalau seperti itu kasihan orang yang sudah tua ditambah bawa barang banyak, kalau masih muda sih gak apa-apa,” ungkapnya.

Baca Juga:   Perihal PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Tunggu Inmedagri dan Ingub

Menurutnya, bahwa keputusan ini sangat tidak mufakat sehingga muncul gejolak.”Keputusan ini nggak bersama hanya sepihak saja sehingga dapat memunculkan gejolak,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Mulai saat ini para penumpang sudah tidak bisa lagi lalu lalang ditempat parkiran bus Terminal Tipe A Rajabasa. Pasalnya, pihak terminal telah menerapkan aturan baru, dimana zonasi penumpang keberangkatan dan kedatangan alur jalur sudah dipisahkan.

Selain itu, kendaraan pribadi roda empat dan roda dua juga dilarang masuk kedalam terminal, pengendara diminta harus memarkirkan kendaraannya diluar areal terminal. (ndi/ang)




  • Bagikan