Keren! 23 Jam Café & Resto Resmi Dibuka, Berkonsep Ala Tiga Negara

  • Bagikan

radarlampung.co.id—Grand Opening 23 Jam Café & Resto yang beralamat di Jalan R.A. Kartini, Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung (depan Central Plaza) berjalan sukses dan lancar disambut antusiasme pengunjung, Rabu (4/4) malam.

Owner 23 Jam Cafe` & Resto Yeli Catherine Mokodaser saat grand opening cafe, Rabu (4/4) malam. Foto Hendra/radarlampung.co.id

Owner 23 Jam Café & Resto Yeli Cathrine Mokodaser mengatakan, Café & Resto ini berkonsep tiga negara. Yakni Mesir, Arab dan Indonesia yang kekinian untuk semua kalangan. “Cocok untuk semua umur baik anak-anak muda sampai dengan orang dewasa,” ujarnya kepada radarlampung.co.id.

Adapun 23 Jam Café & Resto, lanjut Yeli, terdiri dari dua lantai. Menawarkan makanan dan minuman yang cukup terjangkau. Cocok untuk yang masih bingung mencari tempat makan dan tempat untuk bersantai.

Baca Juga:   Erick Thohir: Ponpes di Lampung Bisa Buka Usaha Pertashop
Kemeriahan grand opening 23 Jam Café & Resto Kartini, Rabu (4/4) malam.

“Sampai saat ini saya lihat belum ada café dan resto yang berkonsep Mesir. Selain itu tersedia Free Wi-Fi, suasana yang romantis, ngobrol, meeting. Selain itu, juga tersedia Shisha. Di lantai 2 berkonsep lesehan,” jelasnya.

“Konsep café nuansa Mesir, Arab, Indonesia menyajikan beberapa menu andalan khas. Diantaranya, Shis Tawook (Chicken Kabab) kombinasi daging dada ayam, paprika dan bawang bombay,” ucapnya.

Adapun jam operasional café mulai dari jam 09.00 – 02.00 WIB. Sedangkan tema
’23 Jam’ memiliki arti tidak semua waktu digunakan untuk berkarja.

Manager Operasional 23 Jam Café & Resto, Sameh Mohamed Abd mengatakan, Shis Tawook (Chicken Kabab) dihargai Rp45 ribu; Hamam Mashi (burung dara isi nasi) dengan harga Rp39 ribu. Lalu, Arabian Tagen (Kentang Goreng Mix with Daging) dengan harga Rp35 ribu.

Baca Juga:   Lamtim Masih Zona Oranye, Abai Prokes, Bisa Merah!

“Diskon10 persen all item menu yang tersedia di 23 Jam Café & Resto. Dimulai dari grand opening (4/4) sampai dengan Sabtu (7/4) malam,” ujar Sameh.

Selain makanan, tersedia juga aneka minuman. Diantaranya teh dan kopi khas Mesir yang cocok untuk bersantai serta melepas lelah setelah beraktivitas. (hen/gus)



  • Bagikan