Kerugian Banjir Tembus Rp1 Miliar

  • Bagikan
Tumpukan buku koleksi SMPN 34 Bandarlampung pasca terendam banjir. Foto Aprohan Saputra/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung masih terus mendata kerusakan akibat banjir Sabtu (16/2/) malam. Sekretaris BPBD Bandarlampung M. Rizki mengatakan, pendataan masing-masing kecamatan masih terus dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah kerusakan.

Ya, terkait kriteria kerusakan parah, sedang, dan lain sebagainya menurutnya masih dalan proses pemisahan.


’’Selain kerusakan pada rumah atau pemukiman warga, juga ada kerusakan yang terjadi di sekolah-sskolah. Data validnya belum selesai, masih terus diproses anggota kita di lapangan. Kerugian material sekitar Rp1 miliar lebih,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Senin (18/2).

Menurut pihaknya cakupan banjir beberapa waktu lalu cukup luas. Di mana, bila banjir terjadi hanya pada ketinggian 20 cm, masuk kategori ringan.

Baca Juga:   Pemkot-PDI Perjuangan Gelar Vaksinasi di Bandarlampung

’’Alhamdulillah pada banjir kemarin tidak ada korban jiwa. Namun memang banjir hampir merata. Terdapat kerusakan cukup parah seperti di daerah Labuahan Ratu, Telukbetung Selatan, dan Urip Sumoharjo,” jelasnya.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandarlampung Sutarno menuturkan, pihaknya Senin (18/2) melakukan pembersihan daerah terdampak banjir di SDN 1 Jagabaya 3 dan SDN 3 Jagabaya 1. Juga pohon tumbang di Jl. Tomat. ”Kita juga sudah turunkan 40 personil untuk survay di 20 kecamatana, untuk mengetahui daerah mana saja yang terdampak banjir,”ujarnya.

Ditanya data jumlah rumah terdampak, Sutarno menuturkan dari hitungan sementara hasil tim BPBD ada sekitar 880 unit rumah terdampak. Paling banyak berada di Kecamatan Kedamaian sekitar 400 unit. ’’Sudah dihitung sementara dari kajian, itu masih ada yang belum masuk. Yang terdampak banjir minimal 20 cm maksimal 180 cm, itu sudah sekitar 880. Ada nihil seperti Enggal,” ucapnya. (pip/sur)




  • Bagikan