Kesehatan pada Aktivitas Nongkrong Anak Muda

  • Bagikan

Bentuk health risk behavior selanjutnya adalah konsumsi makanan cepat saji (fast food). Faktor yang menyebabkan anak muda datang ke restoran cepat saji adalah karena pelayanan yang cepat, tempat yang nyaman, fasilitas akses internet secara gratis serta adanya tawaran iklan promo paket makanan dan minuman.  Meningkatnya aktivitas, kehidupan sosial dan kesibukan pada anak muda, akan mempengaruhi kebiasaan makan anak muda.

Konsumsi fast-food memberikan gengsi sosial yang tinggi dan di identikan dengan makanan kaum kelas atas sehingga mendorong anak muda untuk menjadi konsumen makanan cepat saji tersebut. Hal ini mempengaruhi identitas diri kaum muda itu sendiri karena telah berubah dari identitas lokal menjadi identitas instan modern.


Selain memunculkan health risk behavior, aktivitas nongkrong anak muda juga memunculkan perilaku yang menguntungkan bagi kesehatan (health beneficial behavior). Perilaku yang menguntungkan bagi kesehatan saat nongkrong antara lain adalah meningkatknya produktivitas, kebahagiaan dan menghilangkan stres.

Anak muda merasakan produktivitas yang meningkat saat nongkrong, seperti merasa lebih bersemangat dalam mengerjakan tugas sekolah/kuliah ataupun berdiskusi yang menghasilkan ide-ide kreatif. Hal ini menunjukkan bahwa salah satu manfaat dari aktivitas nongkrong yang dilakukan anak muda bersama teman sebayanya adalah meningkatkan produktivitas baik dalam hal mengerjakan tugas sekolah maupun berdiskusi. Sosialisasi antar anggota dalam aktivitas nongkrong dapat menambah wawasan bagi anak muda. Anak muda dapat bertukar pikiran dan saling mendukung pada suatu aktivitas tertentu yang bermuatan positif. Komunitas yang mempunyai kegiatan positif akan membawa perilaku yang positif.  Mekanisme sosial menyatakan bahwa dukungan sosial, persahabatan dan kontrol sosial  berdampak pada kesehatan.

Anak muda merasakan kebahagiaan pada saat dan setelah aktivitas nongkrong. Bahagia yang anak muda rasakan karena dapat bertemu teman sebayanya, mengerjakan tugas sekolah bersama sehingga dapat mengurangi beban. Selain itu, pada saat nongkrong anak muda dapat berbagi atau bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya, sehingga dapat berkurang beban menanggung masalah pribadi, karena mendapatkan solusi permasalahannya. Penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan berkontribusi terhadap kesehatan dan sebaliknya kesehatan akan berpengaruh pada kebahagiaan.




  • Bagikan