Ketua Dewan Pers Ajak Media Potret Kemiskinan

  • Bagikan
Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Mohammad Nuh bersilatutahmi dengan beberapa Pemred media cetak, online dan elektronik, di Hotel Bukti Randu, Bandarlampung, pada Selasa (23/11). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID -Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Mohammad Nuh, meminta kepada seluruh insan pers di Lampung untuk membahas dan mengangkat potret kemiskinan. Hal ini diungkapkan M. Nuh saat bersilaturahmi dengan Pimpinan Redaksi (Pemred) media cetak, online dan elektronik.

“Jadi saya minta agar kawan-kawan media ayo bersama-sama, memotong mata rantai kemiskinan. Kalau kita sama-sama memberitakan terkait potret kemiskinan, masalah itu akan perlahan-lahan terselesaikan,” katanya, Selasa (23/11).


Lanjutnya, pemberitaan potret kemiskinan itu bisa terus dilakukan selama satu bulan penuh. Hal ini dikarenakan bisa membuka mata para pejabat. Karena sampai dengan saat ini kesensitifan untuk melihat itu pun sudah kurang.

“Saya ini sudah dua hari di Lampung (Bandarlampung). Saya lihat di perempatan-perempatan lampu merah itu banyak sekali orang-orang yang sering meminta-minta. Nah dari itulah simbol yang harus kita benahi. Mari ambil tema-tema (pemberitaan) terkait itu,” kata dia.

Baca Juga:   Kembangkan Inovasi dan Teknologi Industri Hasil Tembakau

Lalu yang terakhir mengenai transformasi digital. Dimana saat ini kemajuan teknologi pun tak dapat dipungkiri lagi. “Nah disini kita harus tegakkan kerjasama antar insan pers. Kalau wadah transformasi digital itu anda buat sendiri, pengeluarannya dan modalnya pun sendiri. Jadi kenapa kita tidak buat kaloborasi,” jelasnya.

Menurutnya lagi, kaloborasi itu sangat penting untuk menghadapi transformasi digital tersebut. “Jika kita sering bertemu kenapa hal itu (kaloborasi) tidak dapat terjadi. Jadi kaloborasi itu bisa seperti mengajarkan media yang baru. Karena hidup itu pada dasarnya memberi. Tapi tetap kaidah jurnalistik tetap kita pegang,” pungkasnya. (ang/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan