Ketua Tanfidyiah PWNU Lampung K.H. Soleh Bajuri: Jangan Memilih Pemimpin yang Zalim

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Menghadapi tahun politik, termasuk Pilgub Lampung, NU diminta menggunakan hak politiknya. Hal ini diungkapkan Sekjen PBNU K.H. Helmy Pashal Zaini ketika Konferwil X PWNU Lampung di Ponpes Darussa’adah, Kampung Mojoagung, Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah, sekitar pukul 13.30 WIB kemarin.

Helmy mengatakan bahwa warga NU harus bisa menjaga pilkada agar berjalan aman dan damai. “Saya harapkan warga NU bisa menjaga pilkada agar aman dan damai. Bisa mengelola perbedaan pilihan dengan baik. Gunakan hak politiknya dengan baik,” katanya.

Helmy mengatakan, ada empat kriteria pemimpin yang harus dipilih. “Ada empat kriteria pemimpin dalam Islam. Yakni Sidiq, Amanah, Fatonah, dan tabligh. Bagi warga diharapkan bisa memilih pemimpin yang memiliki kapabilitas ini. Silakan memilih pemimpin sesuai hati nurani. Bebas. Tentunya warga sudah punya pilihan masing-masing. Kalau bagi warga nahdliyin, tentu yang yang paling dekat dengan NU. Kita harap perbedaan pilihan tidak menjadi perpecahana. Jika terjadi perpecahan, segala sesuatunya bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah,” ungkapnya.

Ketua Tanfidyiah PWNU Lampung K.H. Soleh Bajuri berharap kepada warga agar jangan memilih pemimpin yang zalim. “Jangan pilih pemimpin yang zalim! Sebab, penguasa yangg zalim sama dengan Firaun. Saya berharap para calon bisa berpolitik santun. Semoga terpilih gubernur yang amanah dan jauh dari korupsi,” tegasnya.

Sedangkan calon wakil gubernur Lampung Bachtiar Basri menyerahkan sepenuhnya kepada warga NU. “Soal politik, kita serahkan sepenuhnya kepada nahdliyin. Saya rasa NU dalam politik seperti yang disampaikan dalam pidato tadi. Soal pilihan dikembalikan kepada hati masing-masing,” ungkapnya.

Setelah selesai acara pembukaan Konferwil, M. Alzier Dianis Thabranie dan Mukhlis Basri disalami Bachtiar Basri. Tampak Alzier bercanda dengan Bachtiar sambil berpelukan akrab. “Menang lagi nggak ini? Kalau menang kita dukung,” kata Alzier seraya keduanya tertawa akrab.

Dalam pembukaan konferwil ini juga dihadiri cagub Lampung Herman H.N., cawagub Lampung Chusnunia Halim, Bupati Pringsewu K.H. Sujadi Saddat dan wakilnya, Frans Agung Mula Putra, Noverisman Subing, anggota DPRD Lampung Midi Iswanto, para pimpinan ponpes se-Lampung, para nahdliyin, dll. (sya/ang)




  • Bagikan