Ketupat “Setia” Temani Tradisi Lebaran 

  • Bagikan
Pedagang membuat cangkang ketupat di pasar tradisional Pasir Gintung, Tanjungkarangpusat, Bandarlampung, Selasa (11/5). Cangkang ketupat yang dibuat hanya untuk kebutuhan Idul Fitri 1442 H itu dijual Rp5 ribu per ikat isi 10 cangkang. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hari Raya Idul Fitri identik dengan beberapa menu lebaran, seperti ketupat. Menjelang lebaran, penjual ketupat isi maupun kosong memenuhi beberapa titik di pasar.

Meskipun masih kondisi pandemi Covid-19, masyarakat masih tetap menyajikan berbagai menu khas lebaran seperti ketupat yang ditemani dengan opor ayam, maupun rendang. Menjelang Idul Fitri juga, pedagang ketupat akan meraup keuntungan dari produk yang dijualnya.

Seperti salah satu pedagang ketupat isi atau matang Lastri yang berdagang di Pasar Tani Kemiling. Ia mengaku menjelang lebaran, ia menjual ketupat matang yang tentu saja banyak diburu masyarakat yang tidak ingin repot memasak ketupat. Biasanya ia membawa sekitar 200 biji ketupat matang, yang akan habis hanya memakan waktu yang tidak lama.

“Biasanya saya bawa sekitar 200 biji di pagi hari. Jam 9 atau jam 10 dagangan sudah habis. Banyak yang beli ketupat matang, mungkin karena ada yang ingin praktis langsung memakannya. Jualannya hanya menjelang hari raya Idul Fitri atau Idul Adha saja,” ujarnya, Selasa (11/5).

Ketupat matang, lanjutnya, dijual dengan harga Rp25 ribu per 10 biji untuk ukuran sedang, yang agak besar dihargai Rp30 ribu untuk 10 biji.

“Tergantung ukuran. Ada yang Rp25 ribu, ada juga yang Rp30 ribu. Dijualnya sudah satu ikat isi 10 biji. Alhamdulillah, dari tahun lalu dagangan saya selalu habis, dan kemungkinan besok saya bawa lebih banyak lagi,” katanya.

Terpisah, Enny pedagang di Pasar Tugu juga menjual ketupat kosong, artinya ketupat yang tidak ada isi hanya cangkangnya saja. Ia menjual dengan harga Rp5 ribu untuk 10 buah, atau Rp7 ribu untuk 10 buah.

“Ada yang sedang, ada yang agak besar juga. Alhamdulillah meningkat dari tahun lalu. Biasanya saya jual hampir 700-an buah cangkang ketupat,” pungkasnya. (rur/sur)



  • Bagikan