Kisruh Caleg PAN, Saksi Pemenangan Raka Sanggah Pernyataan Kubu Hamrin

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kisruh dugaan pergeseran suara yang dikeluhkan Caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Bandarlampung Hamrin Sugandi coba ditengahi DPD partai tersebut.

Ya, Ketua DPD PAN Bandarlampung Wahyu Lesmono meminta para Caleg partai berlambang matahari terbit tersebut saling menahan diri. Dalam artian tetap menunggu hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ditemui awak media di kantor DPD PAN Bandarlampung, Wahyu menekankan bahwa proses dan tahapan penghitungan KPU tetap wajib dihargai. Mulai dari perhitungan di TPS, PPK, sampai pleno tingkat kota.

Kendati begitu dirinya mempersilahkan apa yang sedang dikeluhkan Hamrin bisa diselsaikan dalam pleno di PPK. Yakni dengan melihat form C 1 plano atau bahkan membuka kotak suara.

Dari kabar yang didapatinya, pihak Caleg Raka Irwanda yang berada satu dapil dengan Hamrin, yakni Dapil 5 Bandarlampung mengawal secara seksama pengecekan berupa perhitungan dengan membuka kotak suara.

Dapil tersebut meliputi Kecamatan Panjang, Bumiwaras, dan Kedamaian.

”Iya, membaca pemberitaan di media hari ini (29/4), saya langsung monitor. Dan, masing-masing pihak bisa menyaksikan dan menyapaikan keberatannya di pleno tingkat PPK yang berlangsung hari ini. Dalam hal ini yang dipersoalkan adalah Kelurahaan Garuntang Kecamatan Bumiwaras. Silahkan saja diselesaikan baik-baik,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, di sela pleno di PPK, saksi tim pemenangan Raka yakni Adra’i datang ke kantor DPD. Tujuannya untuk melaporkan hasil sementara pengecekan suara dengan membuka kotak suara.

Adra’i yang juga menemui awak media membantah pergeseran suara. Khususnya sanggahan terkait suara Hamrin yang diduga turut bergeser ke Raka.

”Di TPS 13 bahkan suara caleg kami, Raka, bertambah satu suara. Itu diketahui dari hasil rapat pleno di PPK yang sampai buka kotak suara,” kata Adra’i.

Hanya saja, terkait perhitungan di semua TPS di Garuntang dia belum dapat menyebutkannya. Dengan alasan perhitungan masih berjalan. Di mana, khusus Kelurahan Garuntang terdapat 24 TPS.

”Kalau data lengkap ya bisa-bisa sampai tengah malam, yang pasti ini kita sudah langsung bersama-sama lakukan pengecekan suara. Dan bila dikatakan ada pergeseran suara, saya rasa itu tidak ada,” tukasnya. (sur)




  • Bagikan