“Kok, Ada yang Tega (Menganiaya)?”

  • Bagikan
Warga menyaksikan proses otopsi terhadap jenazah Aga Trias Tahta, mahasiswa yang tewas saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala, Sabtu (26/10). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Proses otopsi terhadap jenazah Aga Trias Tahta, mahasiswa yang tewas saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala menarik perhatian masyarakat. Beragam tanggapan terucap di sela warga menyaksikan kegiatan yang berlangsung di tempat pemakaman umum (TPU) Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu tersebut.

“Kasian ya, anak sebaik itu (tewas). Kok teganya ada yang berbuat seperti itu (menganiaya, Red),” kata warga.

Mereka mengenal Aga sebagai sosok yang sopan. “Kalau ada yang lebih tua lewat, disitu hormatnya luar biasa. Bahkan selalu permisi,” sebut warga.

”Ya, warga di sini rata-rata anaknya juga kuliah. Jadi pengin tahu (kejadian yang menimpa Aga,” kata M. Ariyanto, tetangga Aga. (sag/ais)

Baca Juga:   Susul ke Sawah, Istri Temukan Suami tak Bernyawa




  • Bagikan