Kok Bisa, Belum Diresmikan, Atap Puskesmas Sudah Bocor

  • Bagikan
PAIJO

radarlampung.co.id – Hasil pembangunan Puskesmas Rawat Inap (PRI) Srimulyo, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat,  yang menghabiskan anggaran sekitar Rp5 miliar dipertanyakan. Di mana, pembangunan yang baru selesai akhir 2018 tersebut terkesan tidak maksimal.

Ini terlihat dari kerusakan pada beberapa bagian gedung. Salah satunya atap di sejumlah ruangan yang bocor saat hujan. Sementara rencananya puskesmas tersebut baru akan diresmikan bulan ini.

”Hampir di semua ruangan PRI atapnya bocor. Itu kan, bahaya kalau sampai mengenai alat-alat kesehatan. Ini juga akan membuat petugas dan pasien tidak nyaman,” kata seorang warga, senin (14/1).

Warga tersebut berharap pihak rekanan memperbaiki kerusakan. Sebab jika dibiarkan, ini akan merugikan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:   Kabar Duka, Walpri Gubernur Lampung Tutup Usia

”Bagaimanapun juga, itu harus diperbaiki. Sangat disayangkan. Kok hasil pembangunannya seperti ini,” katanya bertanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lambar Paijo mengaku belum mengetahui adanya atap PRI yang bocor. Saat ini tim dari Diskes Lambar mulai turun lapangan untuk memeriksa delapan PRI yang dibangun tahun anggaran 2018.

”Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim. Kebetulan kita sudah turun lapangan untuk melakukan pengecekan,” kata Paijo.

Jika memang atap PRI Srimulyo banyak yang bocor, tentu itu menjadi kendala. Ia memastikan hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak rekanan untuk melakukan perbaikan. Terlebih PRI akan diresmikan dalam waktu yang tidak lama lagi. (nop/ais)

      

 




  • Bagikan