Komnas PA Bandarlampung Buka Stand Bazar Mitra UMKM dan Layanan Pengaduan Masyarakat

  • Bagikan
FOTO SUMBER KOMNAS PA : Walikota Bandarlampung,Hj.Eva Dwiana saat meninjau Stand Komnas PA Bandarlampung yakni Stand bazar mitra UMKM&Layanan Pengaduan masyarakat
Walikota Bandarlampung,Hj.Eva Dwiana saat meninjau Stand Komnas PA Bandarlampung yakni Stand bazar mitra UMKM&Layanan Pengaduan masyarakat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebuah inovasi dilakukan Komnas Perlindungan Anak  (Komnas PA) Kota Bandarlampung yang turut serta dalam memasarkan produk makanan/minuman anggota dan mitranya di sentral UMKM Kota Bandarlampung di jalan Gatot Subroto, Bandarlampung pada Sabtu-minggu (30-31/10).

Disamping itu, Komnas PA Kota Bandarlampung juga membuka Posko Layanan Pengaduan Terkait Kekerasan dan Pelanggaran Hak Anak di Kota Bandarlampung.


Hal ini dalam rangkaian HUT Komnas PA ke-23 pada 26 Oktober 2021 dan peringatan Sumpah Pemuda ke-93 pada 28 Oktober 2021.

Ketua KPA Kota Bandarlampung, Ahmad Apriliandi Passa mengatakan, munculnya ide dalam berpartisipasi membuka stand bazar makanan/minuman ini, untuk membantu menggerakkan ekonomi para anggot dan mitra.

Baca Juga:   Erupsi Gunung Semeru, BRI Salurkan Bantuan Tanggap Bencana dan Layanan Perbankan Berjalan Normal

“Ini untuk kesejahteraan keluarganya dan juga semakin mendekatkan pelayanan kami ke tengah masyarakat dalam menerima pengaduan terkait Kekerasan dan pelanggaran hak-hak anak di Kota Bandarlampung,” Ungkap Apri- sapaan Akrab-Apriliandi Passa.

Apri menjelaskan, saat membuka stand UMKM tersebut, Komnas PA Bandarlampung menerima dua laporan masyarakat. Mereka berkonsultasi untuk menindak lanjuti kasus terkait anak yang sudah masuk di kepolisian yang masih belum terselesaikan.

Melalui Stand Bazar Mitra UMKM dan Layanan Pengaduan Masyarakat, Sekretaris Komnas PA Bandarlampung, Donal Andrias,S.H berharap Perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Bandarlampung dapat lebih meningkat.

“Semoga anak-anak Kota Bandarlampung juga dapat lebih terlindungi dan terhindar dari berbagai tindak kekerasan dan pelanggaran hak-haknya,” Ungkap Donal, Sabtu (30/10). (gie/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan