Konflik Akses Ponpes, Manajemen Perumnas Pesawaran Residence Siap Hadapi Gugatan

  • Bagikan
Akses jalan yang tadinya rumah di Perumnas Pesawaran Residence yang dibeli ponpes untuk jalur menuju pondok pesantren. FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Manajemen Perumnas Pesawaran Residence siap menghadapi gugatan perdata yang dilayangkan pihak Yayasan Abu Dzar Muzahafa Alfi, selaku pemilik Pondok Pesantren Daarul Ulum. Sidang gugatan diagendakan berlangsung di Pengadilan Negeri Pesawaran, Selasa (27/7) mendatang.

“Dengan bukti-bukti yang ada, kita siap menghadapi gugatan yang dilayangkan ke pengadilan nantinya,” kata Antaria Dwi Nugroho selaku Area Project Manager didampingi pengacara Perumnas Pesawaran Residence Rahman, Rabu (21/7).


Antaria mengungkapkan, pihak Fauzan pernah melayangkan surat permohonan atas nama PT Agung Jaya Permai untuk meminta akses jalan. Namun kangor pusat tidak memberikan izin.

“Sejak awal groundbreaking kami membangun perumnas di sini, tidak ada satupun akses jalan masyarakat yang kami tutup,” tegasnya.

Baca Juga:   Jabatan Wakapolres Pesawaran Diserahterimakan

Menurut Antaria, pada 2018 silam sempat terjadi demonstrasi ke pihak manajemen perumnas dengan tudingan penutupan jalan.

Ia menyatakan, manajemen tidak pernah memagar tanah milik Fauzan Hasan. Hanya memagar tanah yang berbatasan dengan lahan.

“Sore selesai demo pada 2018 silam, kami dapati tembok kluster sepanjang 50 meter roboh. Kalau memang ada akses jalan lewat belakang, mengapa ngotot meminta akses jalan ke perumnas. Perlu diketahui, kita bukan memagar pondok pesantren. Tapi memagar tanah yang berbatasan dengan tanah pak Fauzan,” urainya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan