Konflik Gajah, Parosil Minta Bantuan Kementerian dan DPR

  • Bagikan
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar rapat bersama Forkopimda membahas konflik gajah di Suoh dan BNS yang belum juga berakhir. FOTO DOKUMEN PROTOKOL SETKAB LAMBAR

RADARLAMPUNG.CO.ID – Konflik gajah dan manusia yang terjadi hampir setiap tahun di Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat belum juga ada solusi.

Bupati Parosil Mabsus mengambil langkah meminta bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) hingga Komisi IV DPR RI untuk menyelesaikan masalah tersebut.


Ini menjadi poin dalam rapat yang dipimpin Parosil Mabsus bersama Forkopimda, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB-TNBBS) Wilayah II Liwa dan Dinas Kehutanan (Dishut) Lampung melalui Kelompok Pengelola Hutan (KPH) serta Komisi II DPRD Lambar.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Pemkab Lambar Mazdan Bakri mengungkapkan, konflik gajah yang terjadi di Suoh dan BNS mengundang keprihatinan pemerintah daerah.

Baca Juga:   Usulkan Prioritas Pembangunan 10 Titik BTS Tahun Depan

Karena itu, secara khusus Bupati Parosil Mabsus mengundang jajaran Forkopimda untuk membahas persoalan tersebut.

“Berdasar hasil rapat, salah satu poin adalah, pemerintah daerah akan meminta bantuan kementerian dan Komisi IV DPR RI untuk mendorong penyelesaian konflik gajah yang terjadi hampir setiap tahun,” kata Mazdan Bakri.




  • Bagikan