Kopi Lampung Target Program Nasional Kementan

  • Bagikan
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementan RI Dedi Junaidi saat menyampaikan sambutan pada acara coffe morning antara eksportir, pengolah dan petani kopi provinsi Lampung di Golden Dragon, Bandarlampung, Rabu (4/9). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan untuk membangkitkan kembali kejayaan Kopi Lampung. Gagasan itu muncul saat coffee morning bersama eksportir pengolah dan petani kopi yang digelar di Golden Dragon, Bandarlampung, Rabu (4/9).

Pada kesempatan itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementan RI Dedi Junaidi mengungkapkan, beberapa waktu lalu memang sempat heboh terkait soal masuknya kopi Vietnam. Padahal Lampung sudah dikenal sebagai sentra utama kopi Robusta.

“Lampung sudah dikenal sebagai sentra utama kopi robusta. Kami dari pusat, Ditjen Perkebunan akan melaunching benih unggul perkebunan 500 juta batang, termasuk kopi yang akan dibangun lima tahun ke depan. Namun kemarin sudah di launching sekitar bulan Juli di Kalimantan Tengah, namun ke depan Lampung juga menjadi target kami salah satunya,” kata Dedi.

Menurutnya, targetnya tersebut salah satunya membangun industri modern, dan revitalisasi UPTD benih di bawah Dinas Perkebunan dan Peternakan. Sementara untuk kopi akan ada 163 juta batang.

“Makanya dengan pertemuan ini bagaimana sama-sama Lampung menjadi sentra Kopi robusta. Mari sama-sam mengawal karena menjadi program nasional dan Lampung menjadi targetnya, termasuk lada,” tambahnya.

Sementara Asisten II Ekbang Pemprov Lampung Taufik Hidayat selaku ketua pelaksana Coffee Morning menyebut kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi terkait Kopi di Lampung.

“Maka hasil ini menjadi bahan kebijakan di Pemprov Lampung. Salah satunya tentang tata niaga di Lampung dan memfasilitasi perusahaan. Serta mitra kerja sehingga persoalan produksi hingga pemasaran dapat diatasi,” tandasnya. (rma/kyd)


Baca Juga:   Pasar Bakauheni Terbakar, Ratusan Kios Hangus


  • Bagikan