Korban Curanmor Teriak Maling, Pelaku Nyaris Dimassa


ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seorang pencuri motor nahas menjadi korban amuk massa karena aksinya diketahui korban yang berteriak “Maling!”.

AS (37), werga Desa Tanjungjaya, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara, berhasil diamankan Tim Opsnal Antibandit Polsek Terbanggibesar, Lampung Tengah, yang mendapat informasi ketika patroli hunting, Selasa (10/5) sekitar pukul 17.30 WIB.





Kapolsek Terbanggibesar Kompol Tatang Maulana menyatakan, peristiwa pencurian bermula ketika korban Iswahyudi, warga Kampung Simpangagung, Kecamatan Seputihagung, pergi ke ladangnya Dusun II Kampung Simpangagung, sekitar pukul 15.30 WIB.

“Motor Honda BeAT Street BE 2751 GI milik korban diparkirkan di area pinggir peladangan dalam keadaan terkunci setang. Nah, ketika itu korban melihat motornya didorong orang tak dikenal. Korban langsung berteriak maling,” katanya.

Baca Juga:   Pelaku Curanmor Rusak Gembok Pagar, Korban: Nggak Kedengaran Sama Sekali, Sangat Cepat

Mendengar teriakan korban, kata Tatang, tersangka meninggalkan motor yang kunci setangnya tidak rusak namun tidak bisa dinyalakan.

“Warga yang mendengar teriakan korban berusaha mengejar tersangka. Tersangka berhasil ditangkap warga. Polisi yang sedang patroli hunting mendapat informasi ini langsung ke TKP mengamankan tersangka dari amukan warga yang emosi.

Tersangka langsung dibawa ke mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari tangan tersangka, kata Tatang, berhasil diamankan kunci letter T, kunci motor lain, dan obeng. “Tersangka mengaku sudah enam kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polres Lamteng,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Tatang, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. “Tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara,” tegasnya. (sya/sur)

Baca Juga:   Kadisdikbud Lamteng Sentil Kepsek terkait Penggunaan Dana BOS