Korban Laka Truk Maut Gula Bertambah Jadi 12 Orang Tewas

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat tertabrak truk tronton bermuatan gula pasir yang diduga mengalami rem blong di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Minggu (20/5) bertambah. Hingga Minggu (20/5) malam, total korban tewas mencapai 12 orang.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto mengatakan, korban meninggal bertambah satu orang dari laporan jumlah sebelumnya yang hanya sebelas orang.

“Korban meninggal saat dalam perawatan di Rumah Sakit Siti Aminah Bumiayu,” ujarnya ketika dihubungi, Minggu (20/5) malam.

Meski begitu, ia enggan menyebutkan identitas korban meninggal tersebut.

Dengan demikian, Kapolres menyebut jumlah korban luka yang dirawat di Rumah Sakit Siti Aminah Bumiayu kini tinggal delapan orang dari sebelumnya sembilan orang. Sementara di Rumah Sakit Alam Medika Bumiayu masih tetap dua orang.

Baca Juga:   Ingatkan Pembayaran UKT, Akun Instagram Unila "Diserbu"

Ia juga mengatakan, pihaknya kini telah mengamankan sopir yang mengemudikan truk maut bernopol H 1996 CZ tersebut. “Sudah diamankan, dengan inisial PD, 46 tahun, warga dengan KTP Kabupaten Cilacap,” tambahnya. Sugiarto mengungkap, akan memintai keterangan dari sang sopir. Terutama terkait penyebab kecelakaan maut ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah truk bermuatan gula pasir dilaporkan mengalami hilang kendali saat melintasi flyover Kretek dari arah Purwokerto menuju Jakarta di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Minggu (20/5) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Truk tersebut kemudian menabrak sejumlah kendaraan bermotor dan deretan rumah di sekitar tempat kejadian perkara. Akibatnya, sebelas orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan sudah dibawa ke RSUD Bumiayu. Sementara korban luka lainnya harus dilarikan ke rumah sakit Rumah Sakit Siti Aminah dan Alam Medika, Bumiayu guna adanya perawatan intensif. (jpg/gus)




  • Bagikan