Korban Longsor Sudah Diobati, Camat Warning Pemilik Kontrakan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pihak Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, sudah mengantisipasi dan mengingatkan warga untuk waspada di daerah yang rawan banjir dan longsor saat musim penghujan. Termasuk ke pemilik kontrakan agar memperbaiki rumah yang rawan longsor.

Camat Tanjungkarang Pusat Maryamah mengatakan, pihak telah mengingatkan warga sebelum terjadinya longsor yang menimpa teras rumah kontrakan di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Sabtu (23/6).

“Kami sudah mengantisipasi dan mengingatkan masyarakat untuk waspada di daerah yang rawan banjir dan longsor. Apalagi ini sudah dari kemarin gejalanya, karena dipastikan setiap musim hujan kemungkinan akan terjadi longsor dan banjir,” ujarnya, Sabtu (23/6).

Menurut Maryamah, longsor yang menimpa anak-anak tersebut, terletak di dataran tinggi dan telah mengimbau penghuninya untuk waspada.

Baca Juga:   Bangga, Bupati Winarti Tiga Besar Lulusan Terbaik Program Pasca Sarjana IPDN

“Puing-puing bangunan itu menimpa anak-anak yang sedang bermain, tapi mereka hanya alami luka ringan dan satu anak alami luka di bagian kepala, mereka juga sudah dibawa ke rumah sakit daerah,” jelasnya.

Dia menambahkan, atas kejadian ini, dirinya telah lakukan langkah awal dengan membawa anak-anak yang jadi korban ke rumah sakit dan meminta petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung untuk membantu.

“Tadi juga ada petugas BPBD yang membantu evakuasi puing-puing bangunan ini. Kami juga sudah peringati pemilik kontrakan untuk diperbaiki kalau tidak layak ya harus dibongkar. Biar tidak ada korban lagi. Longsor disebabkan karena tidak ada resapan air hujan dilokasi sini,” pungkasnya.

Baca Juga:   Kabar Baik, Ada 30 Ribu Benih Lele untuk Tiga Pokdakan di Mesuji

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung sejak pagi menyebabkan teras halaman rumah kontrakan mengalami longsor di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Sabtu, (23/6), sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibat longsor tersebut menyebabkan enam korban diantara lima korban anak-anak dan satu korban Ibu rumah tanggga yang mengalami luka riangan, beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. (ndi/gus)




  • Bagikan