Korban Selamat Laka JTTS Masih Shock, Belum Tahu Ada Korban Meninggal

  • Bagikan
Ahmad Kardinal terbaring lemas. Foto Syaipul Mahrum/Radarlampung.co.id
Ahmad Kardinal terbaring lemas. Foto Syaipul Mahrum/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id. – Korban luka berat dalam lakalantas di Jalan Tol Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung Km 183+400 Jalur B, Selasa (21/9) sore, terbaring lemas di Ruang Zam-Zam G1 RSHB, Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah. Korban tak banyak bicara dan terlihat masih shock.

Ahmad Kardinal (33), sang sopir, juga hanya menghela nafas saat ditanyai keadaannya. “Ya gini. Musibah,” tuturnya lalu tertidur dengan terlihat luka patah kaki kiri dan wajah.


Sang istri yang satu ruangan, Leli Khalil (40), juga menghela nafas. Ketika ditanya berangkat pulang dari Mesuji, Leli mengatakan sekitar pukul 15.00 WIB. “Jam tigaan lah. Saya tidak banyak ingat kejadiannya,” ucapnya kesakitan karena luka jahitan di wajah dan terlihat patah kaki kanan.

Orang tua Ahmad Kardinal, Abu Munawar (60), mengaku belum tahu bagaimana lakalantas bisa terjadi. “Kurang tahu juga. Saya dikabari terjadi kecelakaan. Semalam baru datang ke sini dari Ogan Ilir. Katanya sembilan orang dalam mobil. Anak saya yang nyetir,” katanya.

Baca Juga:   OJK dan PIM Lampung Adakan Vaksinasi di PT GGP

Abu juga mengaku belum tahu kalau ada keluarga dari Tanggamus yang meninggal. “Saya malah nggak tahu kalau ada keluarga dari Tanggamus yang meninggal dalam lakalantas. Keluarga dari Tanggamus belum ada yang datang ke sini. Ini namanya musibah. Minta doanya agar anak-mantu saya segera pulih,” ungkapnya.

Diketahui empat orang korban meninggal dunia dalam peristiwa lakalantas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggibesar – Pematangpanggang – Kayuagung Km 183+400 Jalur B, Selasa (21/9) sore.

Korban meninggal dunia yakni Sukin (45), Sutoyo (49), dan Halimah (50). Ketiganya merupakan warga Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Tanggamus. Sementara satu lainnya adalah Meri Lina Wati (35), warga Desa Adijaya, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji.

Selain empat korban meninggal dunia, terdapat juga lima penumpang yang mengalami luka berat dan luka ringan.

Baca Juga:   Dinas PMK Lamteng Minta Kakam Libatkan PDTI dalam Pekerjaan Fisik

Empat korban yang mengalami luka berat yakni Khalil Hanafi Ahmad (9), Leli Khalil (40), Sudarsih (45), dan Ahmad Kardinal (33). Mereka merupakan warga Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Tanggamus. Satu luka ringan M. Habibi (1), warga Desa Adijaya, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji.

Peristiwa lakalantas bermula saat minibus Toyota Avanza BE 2460 YN berjalan dari arah Mesuji menuju ke Bandarlampung. Kendaraan dikemudikan oleh Ahmad Kardinal (33).

“Saat melewati jalan lurus, diduga sopir mengantuk sehingga kendaraan lepas kendali (out of control) lalu oleng ke kiri dan menabrak guardrial (pembatas jalan) kiri jalan tol,” kata Kasat Lantas Polres Tulangbawang AKP Suhardo.

AKP Suhardo menjelaskan, empat korban meninggal dunia telah dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan.

Sementara empat korban luka berat dan satu korban luka ringan dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Lamteng. (sya/sur)




  • Bagikan