Korban Teriak, “Polisi” Kabur tak Jadi Merampok

  • Bagikan
Tersangka percobaan perampokan di KSU Subur Makmur Liwa yang diamankan gabungan Tekan 308 Polres Lambar dan Lampung Selatan, Jumat (23/8). FOTO DOKUMEN SATRESKRIM POLRES LAMBAR

radarlampung.co.id – Anggota Satreskrim Polres Lampung Barat dan Polres Lampung Selatan mengungkap kasus percobaan perampokan di KSU Subur Makmur Liwa, Senin (19/8) lalu. Tersangka adalah Purnomo Sidiq (32), warga Pekon Wayempulau Ulu, Kecamatan Balikbukit.

Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasatreskrim AKP Made Silpa Yudiawan mengatakan, percobaan perampokan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

“Awal kejadian, datang seorang laki-laki berpakaian hitam dan menggunakan helm serta masker. Saat itu ia ditanya seorang siswa PKL bernama Erni Linda Ermala. Kemudian lelaki itu menanyakan karyawan KSU. Saksi Erni ke belakang memanggil Fitri Mardalena,” kata Made, Sabtu (24/8).

Selanjutnya, Fitri Mardalena menanyakan keperluan lelaki tersebut. Ia mengaku polisi dan mencari seseorang yang masuk ke koperasi. Dari sini, sang “polisi” meminta empat orang di dalam koperasi masuk ke kamar dan menutup semua pintu. “Ia juga menanyakan kasir,” ujarnya.

Baca Juga:   Kejari Lamsel Cek RSUD Bob Bazar, Tiga Obat Covid-19 Langka

Lantaran curiga, seorang karyawan bernama Ratih menanyakan identitas pelaku. “Saat itu pelaku menjawab, nah, kamu melawan,” sebut Made menirukan ucapan pelaku saat itu.

Dari sini, pelaku memegang dan membenturkan kepala Ratih ke tembok. Sementara Fitri berusaha keluar meminta pertolongan. Namun ia dicegah karyawan lain.

“Mengetahui ada karyawan yang meminta tolong, pelaku kabur dan meninggalkan sandal serta pistol mainan,” kata dia.

Made mengungkapkan, setelah mendapat laporan, pihaknya berupaya melakukan pengejaran. Lalu didapat informasi, pelaku berada di Desa Tanjungiman, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Ia ditangkap gabungan Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Lambar dan Lampung Selatan, Jumat (23/8). (nop/ais)




  • Bagikan