KPK Sita Lahan 22 Ha Milik Zainudin

  • Bagikan
Lahan tanam tumbuh seluas 22 hektare di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda milik Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan yang disita KPK. FOTO VERIDIAL/RADARLAMPUNG.CO.ID
Lahan tanam tumbuh seluas 22 hektare di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda milik Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan yang disita KPK. FOTO VERIDIAL/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset milik Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan. Terbaru, lahan seluas 22 hektare (ha) di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda milik tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu disita.

Sebelumnya, kepemilikan lahan tersebut sempat memicu konflik antara warga dan pihak penggugat. Warga menyebut sebagai lahan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI). Kemudian dua tahun silam diambil oleh Zainudin.

”Dulu lahan ini digarap oleh 44 kepala keluarga. Sempat terjadi sengketa dan warga kalah. Nggak tahu bagaimana prosesnya, tahu-tahu sudah jadi milik pak Zainudin,” kata Bagio, salah seorang warga.

Sementara Kepala Desa Sukatani Legiman mengatakan, awalnya lahan milik AURI tersebut masuk ke wilayah desa yang dipimpinnya. Lantas terjadi konflik pada 2013 silam. ”Dulu memang masuk Desa Sukatani dan akhirnya penyelesaian lahan itu dialihkan ke Desa Margacatur,” kata Legiman.

Menurut Legiman, tidak hanya konflik kepemilikan, pada 2015, terjadi penggusuran di lahan tersebut. Hal itu diprotes warga setempat. Pasalnya lahan yang memiliki sertifikat lengkap ikut menjadi sasaran.

”Saya tidak tahu proses selanjutnya. Termasuk saat ganti rugi dan sebagainya. Sebab saya tidak dilibatkan. Ternyata sudah milik pak Zainudin dan sekarang disita KPK,” tegasnya. (ver/ais)

 




  • Bagikan