KPQN Targetkan 2 Ribu Muslimin Lampung Bebas Buta Huruf Alquran

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kafilah Pembelajar Al-Qur’an Nusantara (KPQN) Lampung menargetkan 2 ribu kaum muslimin di Lampung bebas dari buta huruf Alquran pada 2018 ini melalui metode Tsaqifah.

Ketua KPQN Lampung Fitrioko mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 diketahui 54 persen dari populasi kaum muslimin di Lampung masih buta huruf Alquran.  Bahkan data dari Dewan Dakwah Indonesia Lampung pada 2017 bertambah menjadi 65 persen.

“Sungguh miris kita di Indonesia yang mayoritas umat muslim sebagian besar kaum muslimin belum bisa membaca Alquran,” kata Fitrioko saat kegiatan tabligh akbar di Masjid Ar Royyan Pesawaran, Minggu (6/5) seperti dilansir Radar Lamsel (grup radarlampung.co.id).

Dijelaskan, KPQN mempunyai misi diantaranya yakni membebaskan kaum muslimin Indonesia dari buta huruf Alquran, menumbuhkan rasa cinta terhadap Al Quran. Program yang dilaksanakan diantaranya Gerakan Nasioanl Ayo Mengaji. Yakni gerakan mengaji dari nol yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan tebar wakaf buku Tsaqifa.

Baca Juga:   Empat Rumah di Banjit Terbakar

“Tahun ini khususnya di Lampung kita  akan mengaji di 50 Masjid di Lampung khususnya di bulan suci ramadan nanti. Maka untuk mencapai target pengentasan 2 ribu kaum muslimin di Lampung bebas dari buta huruf Alquran, kami butuh dukungan dari semua pihak,” terangnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta dari seluruh Lampung tersebut. Metode yang digunakan untuk belajar cepat baca Alquran yakni metode Tsaqifa yakni metode praktis  dalam lima kali pertemuan sudah dapat membaca Alquran. Dimana pengenalan 28 huruf hijaiyah diajarkan kepada para peserta secara praktis melalui bahasa latin. Sehingga mudah difahami oleh anak-anak bahkan orang dewasa dan orang tua.

“Ada dua konsep yakni bagaimana anak-anak kita mau menghafal Alquran dan pengentasan buta huruf Alquran. Dan program ini yang kita gaungkan pada kegiatan tabligh akbar ini,” imbuhnya.

Diakuinya, selain mengaji serentak di 50 Masjid seluruh Lampung untuk penuhi target pengentasan buta huruf Al Quran sebanyak 2 ribu kaum muslimin tersebut, pihaknya juga melakukan tebar wakaf buku Tsaqifah. Dan untuk penuhi target itu, pihaknya dibantu 50 instruktur. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh kaum muslimin untuk menjadi relawan pengentas buta huruf Alquran baik sebagai penggerak atau guru dan menjadi donatur.

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

“Buku Tsaqifah yang saat ini tersedia baru sekitar 200 buku. Sedangkan jika target pengentasan 2 ribu kaum muslimin di Lampung, maka kita masih membutuhkan lagi sekitar 1.500 buku Tsaqifah. Untuk itu kami mengajak agar kaum muslimin dan relawan untuk beramal jariah untuk turut serta pada program ini,” tandasnya.

Diketahui dalam tabligh Akbar kemarin, KPQN juga membagikan Alquran dan buku Tsaqifah kepada beberapa pengurus masjid di Lampung secara simbolis yakni Masjid Al Falah  di Candi Wulan, Masjid Al-Karomah Candirejo, Masjid Nurul Huda Rejo Sari, dan Masjid Ar Rohman Purwosari, Pesawaran. (rus/rnn/gus)




  • Bagikan