KPU Hapus 2.294 Pemilih dari Daftar

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – KPU Lampung, menggelar Rapat Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September 2021 bersama 15 KPU kabupaten/kota melalui virtual, Rabu (6/10).

Komisioner KPU Lampung, Agus Riyanto memaparkan, Hasil rekapitulasi DPB untuk periode bulan September 2021 berjumlah 5.981.580. Sementara, DPB di bulan Agustus berjumlah 5.980.395. Artinya dari hasil pemutakhiran itu, ada penambahan sebanyak 1.185 pemilih.


“Ini merupakan konsolidasi internal kelembagaan dalam menyongsong pemilu dan pilkada serentak 2024 dengan jajaran KPU Kabupaten/Kota se provinsi Lampung,” ucapnya.

Dilanjutkan, pemutakhiran data diantaranya dilakukan pada penambahan pemilih baru, maupun penghapusan data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat yang terdaftar dalam DPT Pemilu atau Pemilihan terakhir.

Dimana penambahan pemilih baru berjumlah 3.425 orang, sedangkan penghapusan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 2.294 pemilih. Rinciannya, pemilih meninggal dunia 1.517 orang, pemilih ganda 149 orang, pindah domisili 503 orang, tidak dikenal 1 orang, TNI 48 orang, POLRI 16 orang, dan bukan penduduk 6 orang.

Baca Juga:   Airlangga: Momentum Enam Dekade Golkar, Kita Harus Menang!

“Data ini berasal dari 15 kabupaten/kota, 229 kecamatan dan 2.640 desa/kelurahan se provinsi Lampung,” jelasnya.

KPU Provinsi Lampung mengapresiasi kerja keras dari rekan-rekan KPU kabupaten/kota yang telah melakukan kerja-kerja pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

“Termasuk lembaga-lembaga terkait yang ikutserta memberikan masukan, saran dan tanggapan seperti rekan-rekan Bawaslu Kabupaten/Kota, Partai Politik, Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil, TNI/POLRI dan dinas/lembaga terkait. KPU Provinsi Lampung dan KPU Kabupaten/Kota membuka diri dengan senang hati bila ada masukan dan saran perbaikan dari masyarakat luas,” ungkapnya.

Keberhasilan dan kesuksesan untuk mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir dan berkualitas sesungguhnya menjadi tugas dan tanggungjawab bersama semua stakeholder yang ada. Peran serta dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dari kesuksesan pemilu dan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga:   Golkar Lamsel: Indonesia Maju dan Sejahtera Dibawah Kepemimpinan Airlangga Hartarto

Tantangan pemilu dan pilkada serentak 2024 yang akan datang akan semakin kompleks di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir.

Konsolidasi, koordinasi dan persiapan jauh-jauh hari yang dilakukan oleh KPU Provinsi Lampung dan jajaran di tingkat KPU Kabupaten/Kota akan menjadi modal kesiapan diri untuk menyongsong suksesnya perhelatan akbar pemilu dan pilkada serentak di tahun 2024. (abd/rls/yud)




  • Bagikan