KPUD Dituntut Kerja Ekstra Penuhi Target Partisipasi Pemilih Nasional

  • Bagikan
Komisioner KPU Lampung, Antoniyus Cahyalana.

radarlampung.co.id – Secara nasional, tingkat partisipasi pemilih Pemilu 2019 ditarget 77,5%. Untuk merealisasikan hal ini tak hanya menjadi tugas peserta pemilu, KPU Lampung sebagai penyelenggara hingga jajaran bawah dituntut kerja ekstra untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Langkah yang sudah dilakukan untuk mengejar itu kan banyak hal. Terutama sosialisasi, perbaikan mata pilih ini juga mempengaruhi. Kemudian kami juga telah melakukan kerja sama stakeholders dalam rangka partisipasi,” kata Komisioner KPU Lampung Antoniyus Cahyalana saat ditemui dikantornya, Rabu (19/12).


Menurut Anton, sosialisasi yang dilakukan KPU se-Lampung ini menyasar pada kelompok muda dengan kisaran usia 17 hingga 40 tahun melalui program goes to campus dan KPU goes to school. “Segmen lain tentunya seperti kaum perempuan dan disabilitas juga kami fokuskan dalam sosialisasi ini,” tambahnya.

Baca Juga:   Vaksinasi Partai Gerindra Disambut Antusias Oleh Warga

Memang, lanjut dia, jika dibandingkan Pilgub Lampung masih banyak pekerjaan rumah dalam meningkatkan partisipassi pemilih. Misalnya saja di Tulangbawang hanya 66,30%, Lampung Timur 68,50%, di Metro 68,80%. Meskipun di Lampung Utara cukup tinggi 75,40% dan di Tulangbawang Barat mencapai 78,20%.

Makanya KPU daerah harus menggunakan kegiatan sosialisasi dengan sevariatif mungkin dalam menggaet suara pemilih. Terutama di daerah yang rendah, kami genjot melalui KPU-nya mulai analisis kenapa daerah rendah. “Misalnya terkait mata pilih, artinya banyak di data orangnya tidak disana lagi tapi kan kami tetap mendata ini. Tapi sekarang data sudah baik,” tandasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan