Kuasa Hukum Arinal-Nunik Minta Pelapor Legowo dan Terima Keputusan KPU

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kuasa hukum terlapor paslon nomor tiga Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim, Andi Syafrani mengatakan, seharusnya tidak ada lagi Yuridis yang menolak hasil Pilkada ini, karena upaya telah dilakukan, kalau memang masih ada satu langkah lagi ke Bawaslu RI adalah hak dari pelapor.

“Tapi kami mengingatkan bahwa dari Yuridis tidak ada alasan lagi yang bisa diterima. Jadi sebaiknya kita secara legowo menerima semua proses ini dan menerima juga hasil yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Lampung,” ujarnya saat ditemui di kantor Sentra Gakkumdu Provinsi Lampung, Kamis, (19/7).

Andi menegaskan, bahwa pihaknya akan mengajukan kontramemori jika pelapor mengajukan ke Bawaslu RI dari keberatan yang mereka sampaikan.

Baca Juga:   Dear Camat se-Tubaba, Siap-Siap Dapat Pelimpahan Wewenang Ini Dari Bupati

“Kami akan menunggu kalau mereka mengajukan memori keberatan, maka kami akan mengajukan juga memori keberatan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait pelapor mengajukan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Menurut Andi, kemungkinan akan terbantahkan.

“Kalau kita melihat secara pemohon di MK, dalil-dalilnya hanya duplikasi dari dalil yang ada di Bawaslu ini, dengan demikian seharusnya dalil-dalil yang diajukan terbantahkan berdasarkan keputusan,” kata dia.

Dia menambahkan, dalil-dalil kewenangan yang ada di Bawaslu bukan di MK. Ia mengatakan, MK hanya menggali kebenaran terkait dengan selisih.

“Kita tahu selisihnya diatas 12 persen, jadi berdasarkan keputusan hukum dengan pasal 158, juga berdasarkan kewenangan yang ada dengan sengketa Pilkada, permohonan yang diajukan oleh paslon satu dan dua ke MK kayanya tidak bisa di pertimbangkan,” tandasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan