Kumpulkan Kepala Puskesmas, Winarti Bahas Stunting, AKI AKB, ODF, Sampai Covid-19

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti rapat evaluasi dengan seluruh kepala puskesmas. FOTO DISKOMINFO TULANGBAWANG 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tulangbawang Winarti melaksanakan rapat evaluasi dengan seluruh kepala puskesmas, Kamis (18/3). Rapat tersebut membahas beberapa hal penting seperti: penekanan angka stunting, Open Defecation Free (ODF) dan pencegahan Covid-19 di Tulangbawang.

Angka stunting di Tulangbawang diklaim mengalami penurunan saat ini berada di bawah target Nasional dan WHO.


Pada Agustus 2020 lalu, angka stunting di Tulangbawang 11,17 persen. Angka tersebut dibawah capaian tahun 2018 sebesar 32,49 persen dan tahun 2019 sebesar 15,39 persen.

Melalui program BMW Sayang Ibu di puskesmas, angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI) dapat ditekan.

Pada tahun 2019 AKB di Tulangbawang sebanyak 29 kasus dari 8.503 kelahiran hidup. Tahun 2020, jumlah tersebut mengalami penurunan. Sampai dengan awal Desember 2020 tercatat hanya 12 kasus kematian bayi dari 8.792 kelahiran hidup.

Baca Juga:   Miliki Peran Strategis, Pemkab Tuba Minta Operator Kampung Melek Teknologi

Sementara itu, AKI saat melahirkan stagnan atau tetap. Pada tahun 2019 terdapat 4 kasus kematian dari 8.503 kelahiran hidup. Sementara, sampai dengan awal Desember 2020 angka kematian ibu tetap dengan 4 kasus. Namun angka kelahiran hidup naik menjadi 8.792.

Dalam kesempatan itu, Winarti juga memberikan apresiasi kampung yang sudah menyukseskan program tuntas ODF atau stop buang air besar sembarangan.

Terkait pelaksanaan vaksin tahap kedua, Bupati menjelaskan jika saat ini progres sudah terlaksana 94,26 persen.

“Covid-19 harus terus ditekan. Kita butuh komitmen dari semua pihak, salah satunya mentaati edaran untuk tidak ada pesta hajatan,” tegas Bupati. (nal/sur)




  • Bagikan