Kunjungi Perawat Korban Penganiayaan, Wali Kota: Ini Tidak Bisa Dibiarkan!

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melihat langsung kondisi perawat puskesmas Kedaton bernama Rendi Kuriawan di RSUDAM, Minggu (4/7). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rendy Kurniawan, seorang perawat di Puskesmas Kedaton, Bandarlampung diketahui menjadi korban pengeroyokan tiga orang tidak dikenal pada Minggu (4/7), sekitar pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan terhadap korban bermula saat ketiga pelaku datang dan meminta tabung oksigen kepada korban.

Pelaku yang sempat mengaku sebagai keluarga salah satu pejabat di Lampung tersebut juga bersikap arogan dengan memukul korban. Tindakan tersebut juga sempat direkam salah satu rekan korban.

Pada video tersebut, rekan korban juga menyematkan keterangan bertuliskan “Yaallah Perawat Puskesmas Kedaton dikeroyok subuh hari ini ngaku-ngaku anggota mau pinjem oksigen secara paksa karena persediaan oksigen kosong dimana-mana.”

Baca Juga:   Ombak 2 Meter Terjang Empat Rumah

Usai kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka memar pada bagian kepala dan saat ini tengah menjalani visum.

Pantauan Radarlampung.co.id di lapangan, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana tampak langsung datang ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung untuk mengecek kondisi korban.

Dalam pertemuan tersebut, korban juga sempat menceritakan kronologi kejadian kepada Eva. “Ini tidak bisa dibiarkan. Nanti kita akan kasih pendampingan hukum kepada korban supaya tidak terjadi hal serupa kedepannya,” tegas Eva. (ega/sur)




  • Bagikan