Lambar  

Kuota Pupuk Bersubsidi di Lambar Berkurang 650 Ton


RADARLAMPUNG.CO.ID – Kuota pupuk bersubsidi untuk Lampung Barat berkurang 650 ton. Rinciannya, ZA (amonium sulfat) berkurang 350 ton dari proyeksi alokasi akhir sebanyak 4.446 ton. Kemudian NPK (Nitrogen, Phospate, Kalium) berkurang 300 ton dari proyeksi alokasi akhir 6.790 ton.

Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan DTPH Lambar Falent Herindo mengungkapkan, pengurangan alokasi pupuk tersebut berdasarkan surat Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Nomor 821.1/1738/v-21-2/2020 tertanggal 20 Oktober 2020.





”Berdasar SK terbaru, untuk kuota pupuk bersubsidi jenis ZA dan NPK mengalami pengurangan sebanyak 650 ton,” kata Falen mewakili Kepala DTPH Lambar Yedi Ruhyadi di ruang kerjanya Rabu (4/11).

Baca Juga:   57.981 Anak di Lambar Sasaran Vaksin Campak dan Rubela

Dilanjutkan, saat ini petugas sedang menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) untuk proses pengajuan kuota tahun selanjutnya. Dalam proses ini, petugas membutuhkan kerjasama dari petani.

”Harapannya, petani untuk tidak segan memberikan foto kopi KTP dan KK untuk kebutuhan penyuluh dalam menyusun RDKK,” ujarnya. (nop/ais)